Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

Wali Kota Munafri Libatkan Konten Kreator dan Media Lokal di Perayaan HUT ke-418 Makassar

badge-check


					Wali Kota Munafri Libatkan Konten Kreator dan Media Lokal di Perayaan HUT ke-418 Makassar Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar yang akan dipusatkan pada 9 November 2025 mendatang. Rangkaian kegiatan dijadwalkan mulai bergulir sejak 1 November, menghadirkan semangat kolaborasi lintas sektor demi memastikan perayaan tahun ini lebih hidup, kreatif, dan dekat dengan masyarakat.

Dalam Rapat Koordinasi Pemantapan HUT ke-418 yang digelar di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Selasa (21/10/2025), Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku media, dan komunitas kreatif digital. Ia menilai, momentum HUT bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi kesempatan untuk menunjukkan wajah Makassar yang dinamis dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Pelibatan konten kreator dan media lokal sangat penting. Kita ingin gaung HUT Kota Makassar tidak hanya berhenti di acara seremonial, tetapi juga terasa di masyarakat luas melalui karya-karya kreatif yang menyentuh,” ujar Munafri.

Menurutnya, di era digital saat ini, pola komunikasi pemerintah harus disesuaikan dengan kebiasaan masyarakat yang lebih banyak mengakses informasi melalui media sosial. Karena itu, pelibatan komunitas konten kreator, jurnalis muda, dan influencer lokal menjadi langkah strategis untuk menjembatani pesan-pesan pembangunan agar lebih mudah diterima, khususnya oleh generasi muda.

“Mereka ini punya kedekatan emosional dengan masyarakat Makassar. Cara mereka menyampaikan pesan jauh lebih natural dan membumi,” jelasnya.

Munafri mengakui, banyak konten kreator lokal yang memiliki kemampuan mengolah pesan sederhana menjadi karya yang inspiratif dan edukatif. Bagi dia, inilah potensi besar yang perlu difasilitasi pemerintah.

“Kadang dengan satu video pendek, orang bisa tersenyum, paham pesan, bahkan merasa bangga dengan kotanya. Pemerintah tidak boleh mengabaikan kekuatan itu,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa para kreator akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan HUT dengan konsep inklusif dan partisipatif. Pemerintah memberi ruang bagi mereka untuk berkontribusi dalam bentuk ide kreatif, promosi digital, hingga pengemasan acara agar lebih menarik dan relevan dengan karakter masyarakat Makassar.

Beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) disebut telah lebih dulu menjalin kolaborasi dengan para kreator lokal dalam kegiatan sebelumnya, dan hasilnya dinilai sangat positif. “Karena itu, pada momentum HUT kali ini, kita ingin pelibatan mereka dilakukan secara lebih luas dan terstruktur,” ungkapnya.

Pemkot berharap, dengan semangat kolaboratif ini, peringatan HUT ke-418 bukan hanya menjadi ajang perayaan ulang tahun kota, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya partisipasi publik dan kreativitas masyarakat dalam memperkuat identitas Makassar sebagai kota modern yang tetap menjunjung tinggi kearifan lokal.

Saat ditanya siapa saja kreator yang akan dilibatkan, Munafri menyebut proses seleksi akan dilakukan terbuka dengan mempertimbangkan rekam jejak karya dan kontribusi sosial mereka. “Sudah ada beberapa nama yang dibahas, tapi nanti diseleksi lagi. Banyak yang bagus, dan mereka semua membawa citra positif untuk Makassar,” ujarnya.

Ia menutup dengan pesan bahwa pemerintah tidak hanya mengandalkan seremonial megah, tetapi ingin menghadirkan perayaan yang beresonansi secara emosional dan kultural di hati warga. “Tidak ada yang salah ketika pemerintah bekerja sama dengan kreator lokal. Justru inilah bentuk dukungan kita terhadap kreativitas masyarakat yang terus tumbuh,” pungkas Munafri.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA