Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Wali Kota Makassar Munafri: Benteng Pertama Perlindungan Anak Ada di Keluarga

badge-check


					Wali Kota Makassar Munafri: Benteng Pertama Perlindungan Anak Ada di Keluarga Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam Workshop Ruang Publik Ramah Anak bertajuk “Upaya Preventif dan Responsif Terhadap Kekerasan Seksual” yang digelar oleh Muslimat NU Kota Makassar bekerja sama dengan TP PKK Kota Makassar, di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota, Minggu (26/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Munafri yang akrab disapa Appi menyebut bahwa isu kekerasan seksual bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab sosial seluruh lapisan masyarakat.

“Pencegahan paling awal harus datang dari rumah. Keluarga harus menjadi benteng pertama yang mampu mendeteksi dan mencegah kekerasan terhadap anak,” tegasnya.

Ia menyoroti masih tingginya kasus kekerasan seksual di Makassar yang kerap terjadi karena lemahnya pengawasan lingkungan dan kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak. Appi juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap lingkungan pendidikan dan keagamaan anak-anak mereka.

“Periksa baik-baik siapa yang kita percayai mendidik anak. Jangan hanya karena terlihat alim lalu kita lepas begitu saja. Pengawasan tetap harus ada,” ujarnya.

Menurut Munafri, akar persoalan kekerasan seksual sering kali bermula dari persoalan sosial-ekonomi dan rendahnya pendidikan keluarga. Faktor kemiskinan dan ketidaktahuan, lanjutnya, sering mendorong terjadinya pernikahan dini yang kemudian melahirkan siklus kekerasan baru.

“Kita harus memutus mata rantai ini dengan memperkuat pendidikan dan ketahanan keluarga,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa ketika keluarga gagal melindungi anak, maka pemerintah harus hadir sebagai benteng kedua melalui kebijakan, fasilitas, dan sistem perlindungan yang kuat.

“Jangan sampai benteng di rumah tangga jebol, pemerintah juga jebol. Pemerintah harus hadir melalui regulasi dan sistem pengaduan yang efektif,” tegasnya.

Sebagai langkah nyata, Munafri mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Makassar membangun klaster pengaduan di tingkat RT dan RW yang langsung terhubung dengan aparat penegak hukum untuk mempercepat respons terhadap kasus kekerasan.

Selain itu, ia juga menggagas konsep “akupuntur arsitektur” dengan membangun ruang terbuka ramah anak di kawasan padat penduduk.

“Kita akan membeli lahan minimal 200–300 meter di wilayah padat untuk dijadikan ruang bermain anak. Ini penting agar mereka punya ruang berekspresi yang aman dan terpantau,” jelasnya.

Munafri turut mengapresiasi sinergi antara Muslimat NU dan TP PKK Kota Makassar yang aktif mengedukasi masyarakat dalam pencegahan kekerasan seksual.

“Muslimat NU dan PKK ini ujung tombak. Mereka punya jaringan luas dan pengalaman dalam mendampingi keluarga. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan mereka,” tuturnya.

Menutup sesi, Wali Kota Makassar itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komunikasi dan hubungan emosional di dalam keluarga.

“Keluarga yang hangat dan saling terbuka akan melahirkan generasi yang kuat, sehat, dan berkarakter,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA