Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

Munafri Sambut Delegasi ACRS 2025 dengan Jamuan Budaya di Atas Kapal Pinisi

badge-check


					Munafri Sambut Delegasi ACRS 2025 dengan Jamuan Budaya di Atas Kapal Pinisi Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Kota Makassar kembali memikat mata dunia. Dalam balutan langit senja di atas perairan Pantai Losari, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menjamu para delegasi internasional peserta The 46th Asian Conference on Remote Sensing (ACRS) 2025 yang digelar oleh Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN).

Acara ACRS 2025 Cultural Dinner berlangsung istimewa — di atas Kapal Pinisi, simbol kebanggaan maritim Sulawesi Selatan, yang berlayar lembut diiringi semilir angin Mamiri.

Wali Kota Munafri, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar Dr. Muhammad Roem, menyambut hangat seluruh delegasi dari berbagai negara yang hadir dengan senyum khas dan keramahan Bugis-Makassar.

“Selamat datang di Makassar. Nikmati angin Mamiri malam ini, cicipi kuliner tradisional kami, dan rasakan kehangatan budaya yang menyatukan kita,” ujar Munafri dalam sambutannya, disambut tepuk tangan para tamu.

Para delegasi menikmati pisang epe—ikon kuliner pesisir Makassar—sambil menikmati panorama kota yang berpadu dengan gemerlap cahaya laut. Suasana hangat, penuh keakraban dan tawa, menjadi bukti nyata bahwa diplomasi budaya bisa berlayar bersama ilmu pengetahuan.

Wali Kota menegaskan, ACRS 2025 bukan hanya forum akademik, tetapi juga momentum memperkenalkan Makassar sebagai kota maritim modern yang tetap menjaga akar budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.

“Malam ini bukan sekadar jamuan makan malam. Ini adalah perayaan budaya, persahabatan, dan kolaborasi lintas bangsa,” tegas Munafri.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh internasional seperti Prof. Kohei Cho (Sekjen Asian Association on Remote Sensing), Prof. Dr.-Ing. Christian Heipke (perwakilan ISPRS), dan Prof. Dr. Agustin (perwakilan Indian Society of Remote Sensing), bersama para akademisi serta perwakilan lembaga riset dunia lainnya.

Dengan suguhan budaya, kuliner, dan keramahan khasnya, Makassar kembali membuktikan diri bukan sekadar kota pelabuhan, tetapi gerbang pertemuan dunia—tempat ilmu pengetahuan dan budaya berlayar seirama.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA