Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

Pasar Murah SMKN 5 Bulukumba Diserbu Warga, Sinergi Sekolah dan Pemerintah Bantu Ringankan Beban Masyarakat

badge-check


					(dok.ist) Perbesar

(dok.ist)

BULUKUMBA, CAHAYASULSEL.COM – Suasana di halaman UPT SMKN 5 Bulukumba tampak semarak sejak pagi, Rabu (29/10/2025). Ratusan warga berbondong-bondong memadati area sekolah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam kegiatan Pasar Murah yang digelar bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba, Bulog, PT Megah Sejahterah, dan PT Indofood.

Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian sosial itu berlangsung sukses dan meriah. Antusiasme warga terlihat luar biasa—bahkan sebelum acara resmi dibuka, masyarakat sudah menunggu dengan tertib demi mendapatkan bahan pokok murah.

Berkat kerja sama solid antara pihak sekolah, Pemerintah Desa Bontoharu, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para sales pendukung kegiatan, seluruh stok sembako hampir habis terjual hanya dalam beberapa jam.

Kepala UPT SMKN 5 Bulukumba, Amirullah, S.S., M.Pd., mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur kegiatan ini bisa berjalan lancar. Ini bukti nyata sinergi antara sekolah dan pemerintah daerah yang benar-benar hadir membantu masyarakat,” ujarnya.

Beragam bahan pokok tersedia di pasar murah ini, mulai dari 39 karung beras SPHP, 107 liter minyak goreng merek Kita, 41 rak telur Omega, 84 kilogram terigu, hingga 37 dus mi instan berbagai varian, termasuk Megah Mie dan Indomie. Selain itu, tersedia pula sejumlah kebutuhan rumah tangga lain yang laris diserbu warga.

Tak hanya menjual sembako, pihak sekolah juga memanfaatkan momentum ini untuk memamerkan produk karya siswa, seperti roti beku, minuman segar, dan aksesoris hasil kreativitas jurusan Tata Busana. Produk-produk tersebut merupakan hasil unit produksi jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian yang menjadi kebanggaan SMKN 5 Bulukumba.

Antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kehadiran sekolah vokasi bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra nyata dalam mendukung kesejahteraan warga sekitar.

“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin. Selain membantu masyarakat, juga menjadi ruang belajar bagi siswa untuk menumbuhkan semangat wirausaha dan kepedulian sosial,” tutur Amirullah.

Dengan semangat kolaborasi, kegiatan pasar murah ini menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tentang ruang kelas, tetapi juga tentang hadirnya sekolah di tengah masyarakat—membawa manfaat nyata dan semangat kebersamaan.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA