Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

PSM Makassar Resmi Gaet Tomas Trucha, Arsitek Asal Ceko untuk Kebangkitan Juku Eja

badge-check


					PSM Makassar Resmi Gaet Tomas Trucha, Arsitek Asal Ceko untuk Kebangkitan Juku Eja Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Babak baru dimulai untuk PSM Makassar. Klub legendaris kebanggaan Sulawesi Selatan itu resmi memperkenalkan Tomas Trucha, pelatih berlisensi UEFA Pro A asal Republik Ceko, sebagai nakhoda baru untuk menghadapi musim kompetisi Super League 2025/26.

Perkenalan resmi Trucha digelar dengan penuh antusias di Official Store PSM Makassar, Jalan Balai Kota, Selasa malam (28/10). Dalam kesempatan tersebut, pelatih berusia 53 tahun itu menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan Juku Eja dilandasi oleh keyakinan terhadap visi besar manajemen untuk membangkitkan kejayaan klub.

“Bagi saya, semuanya tentang proyek. Proyek ini bukan sekadar bertahan, tapi untuk naik ke atas — membangun kembali kekuatan dan mentalitas tim,” tegas Tomas di hadapan awak media.

Trucha dikenal sebagai pelatih dengan filosofi sepak bola progresif dan keberanian memainkan pemain muda berbakat. Ia menyebut PSM Makassar memiliki fondasi yang kuat, terutama dari potensi lokal dan semangat juang khas Sulawesi Selatan.

“Saya tertarik dengan proyek pengembangan pemain muda. Saya pernah bekerja dengan pemain seperti Patrik Schick, dan saya melihat energi yang sama di para pemain muda PSM,” lanjutnya.

Sebelum perkenalan resmi, Tomas terlebih dahulu menyambangi sesi latihan Rasyid Bakri dan rekan-rekan di Stadion Kalegowa. Ia juga meninjau berbagai fasilitas latihan, mulai dari ruang kebugaran, area recovery, hingga ruang fisioterapi — sekaligus menyapa para pemain dan staf pelatih secara langsung.

Gestur tersebut memperlihatkan komitmen awal sang pelatih dalam membangun hubungan yang erat dengan skuad Juku Eja sejak hari pertama.

Dalam kesempatan itu, Tomas juga menunjukkan rasa hormat mendalam terhadap sejarah panjang PSM Makassar sebagai klub tertua di Indonesia.

“Berbicara sejarah, saya tidak perlu menjelaskannya lagi. Semua orang tahu bagaimana besarnya nama PSM,” ujarnya menutup konferensi pers.

Kehadiran Tomas Trucha diharapkan menjadi energi baru bagi PSM Makassar untuk bangkit dari hasil minor musim sebelumnya dan kembali bersaing di papan atas Liga 1.

Dengan visi segar dan pendekatan modern yang diusungnya, manajemen dan suporter Juku Eja optimistis: era baru kebangkitan PSM telah dimulai.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA