Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Makassar Gaungkan Urban Farming Fest 2025: Dari Lahan Sempit, Lahir Kemandirian Pangan dan Gerakan Hijau Kota

badge-check


					Makassar Gaungkan Urban Farming Fest 2025: Dari Lahan Sempit, Lahir Kemandirian Pangan dan Gerakan Hijau Kota Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Semangat hijau dan kemandirian pangan menggema di Kota Makassar lewat gelaran Urban Farming Fest 2025, sebuah festival pertanian perkotaan yang mengajak masyarakat mencintai bumi dari halaman sendiri.

Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat untuk mendukung gerakan Makassar Zero Waste dan mewujudkan Makassar Green City.

“Urban Farming Fest ini bukan hanya soal menanam, tapi juga tentang membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dan kemandirian pangan,” ujar Aulia, salah satu panitia pelaksana.

Menurutnya, festival ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Kota Makassar. Melalui pemanfaatan lahan sempit, diharapkan masyarakat bisa berkontribusi dalam membangun ketahanan pangan secara mandiri.

“Kita ingin membuktikan bahwa dari lahan kecil pun, Makassar bisa mandiri dan berdaya secara pangan,” jelasnya.

Selama dua hari pelaksanaan, masyarakat dimanjakan dengan beragam kegiatan menarik — mulai dari pameran pertanian, lomba kreatif, pembagian bibit tanaman produktif, hingga hiburan rakyat. Tak ketinggalan, ada juga layanan kesehatan hewan berupa pemberian vitamin dan vaksin rabies untuk hewan kesayangan.

Sebanyak 21 booth turut memeriahkan acara ini, terdiri dari berbagai instansi dan mitra seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan Provinsi Sulsel, Dinas Kesehatan Makassar, Balai Besar Pelatihan Pertanian, kelompok tani, UMKM olahan hasil pertanian, hingga pelaku budidaya maggot dan tanaman hias.

Dalam upaya menciptakan pertanian yang berkelanjutan, Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengelola sampah hasil pertanian, serta Disdukcapil yang membuka layanan administrasi kependudukan di lokasi kegiatan.

Sebagai simbol semangat menanam, dilakukan pula penyerahan bibit tanaman produktif kepada para camat se-Kota Makassar — menandai komitmen bersama menjaga ketahanan pangan mulai dari skala rumah tangga.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi untuk terus mengembangkan pertanian perkotaan yang berkelanjutan, dan semakin semarak pada Urban Farming Fest 2026 mendatang,” tutup Aulia dengan optimis.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA