MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus menunjukkan tren positif. Hingga awal November 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah menembus 76 persen, sementara pajak daerah mencapai 74 persen, mendekati target akhir tahun anggaran.
Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa target pendapatan daerah 2025 berpotensi terlampaui. Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, pun tak menutupi rasa optimistisnya atas performa tersebut.
“Capaian ini sudah setara dengan realisasi tahun lalu, padahal masih tersisa dua bulan. Kami optimistis tahun 2025 akan ditutup dengan kinerja yang lebih baik,” ujar Andi Asminullah, Rabu (5/11/2025).
Kinerja positif ini didorong oleh berbagai strategi optimalisasi pelayanan serta kemudahan akses pembayaran pajak bagi masyarakat. Bapenda Makassar terus menghadirkan inovasi, mulai dari program jemput bola, hingga pembukaan loket pembayaran di pusat perbelanjaan, guna memudahkan wajib pajak dalam menunaikan kewajibannya.
“Respons masyarakat cukup baik. Progres pembayaran pajak bahkan mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu,” tambahnya.
Salah satu sektor penyumbang terbesar adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hingga batas waktu pembayaran 30 September lalu, realisasi PBB telah mencapai 93 persen dari target Rp275 miliar dalam APBD Perubahan, atau sekitar Rp243 miliar dari 237.530 wajib pajak.
Kepala Bidang Koordinasi dan Pengawasan Bapenda Makassar, Zamhir Islamie Hatta, menyebut tingkat kepatuhan wajib pajak mengalami lonjakan signifikan.
“Tahun lalu saat jatuh tempo baru menyentuh 80 persen, sekarang sudah mencapai 90 persen. Ini bukti kesadaran masyarakat semakin meningkat. Kami yakin target PBB akan tercapai,” ungkap Zamhir.
Meski masa jatuh tempo pembayaran telah berlalu, Bapenda Makassar tetap membuka layanan pembayaran hingga akhir tahun, sembari terus mengimbau masyarakat agar segera melunasi kewajibannya untuk menghindari sanksi denda.
Tak hanya fokus pada peningkatan penerimaan, Bapenda Makassar juga terus memperkuat transformasi digital layanan pajak serta menggencarkan sosialisasi publik, guna menumbuhkan kesadaran bahwa pajak merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan memperluas sistem pembayaran agar masyarakat semakin mudah memenuhi kewajibannya,” pungkas Andi Asminullah.
Dengan berbagai langkah strategis yang dijalankan serta partisipasi masyarakat yang semakin tinggi, Bapenda Makassar menatap akhir tahun 2025 dengan penuh optimisme untuk melampaui target pendapatan daerah.**(Bars)














