Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Dorong Digitalisasi Pajak Daerah, Kepala UPT BAPENDA Makassar Jadi Narasumber Studi Banding TP2DD KPw BI Malang 2025

badge-check


					Dorong Digitalisasi Pajak Daerah, Kepala UPT BAPENDA Makassar Jadi Narasumber Studi Banding TP2DD KPw BI Malang 2025 Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong percepatan digitalisasi terus diperkuat. Kepala UPT Pelayanan Pengelolaan Data dan Informasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Makassar, Ibnu Munzier Hasri Gani, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Studi Banding Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Wilayah Kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang Tahun 2025.

Kegiatan tersebut digelar di Hyatt Place Makassar, Jl. Jenderal Sudirman No. 31, Makassar, pada Rabu (12/11/2025), dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah yang ingin mempelajari implementasi digitalisasi sistem pajak daerah di Kota Makassar.

Dalam pemaparannya, Ibnu Munzier Hasri Gani menjelaskan strategi, inovasi, serta langkah konkret yang telah dilakukan BAPENDA Kota Makassar dalam mengembangkan sistem pengelolaan pajak dan retribusi berbasis digital. Mulai dari penguatan data, sistem pembayaran non-tunai, hingga integrasi layanan untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pemungutan pajak.

“Digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan. Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis teknologi, pengelolaan pajak daerah menjadi lebih transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” ungkapnya.

Studi banding ini menjadi ruang berbagi praktik baik (best practice) antar daerah dalam mempercepat transformasi digital, khususnya di sektor pendapatan daerah. Kehadiran BAPENDA Makassar sebagai narasumber menegaskan posisi Kota Makassar sebagai salah satu daerah yang aktif dan progresif dalam mendukung agenda digitalisasi nasional.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar daerah serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru dalam tata kelola keuangan daerah yang lebih modern dan berkelanjutan.**(Bars)

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA