MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2025–2029. Pelantikan ini menjadi momentum penting, menandai kebangkitan organisasi alumni yang telah vakum hampir dua puluh tahun.
Munafri dilantik dalam agenda Pelantikan Serentak Pengurus IKA Unhas yang digelar di Hotel Claro Makassar, Jumat (14/11/2025). Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, serta para ketua IKA fakultas dan wilayah lainnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Unhas, yang juga Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, hadir langsung melantik Munafri bersama lima ketua IKA lainnya dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Fakultas Peternakan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, IKA Unhas Sulawesi Utara, serta IKA Unhas Jepang.
Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal untuk menghidupkan kembali IKA Fakultas Hukum yang telah lama tidak aktif.
“Fakultas Hukum ini hampir dua puluh tahun lebih fakum. Alhamdulillah hari ini insyaallah kami bisa mengemban amanah untuk Fakultas Hukum,” ujar Munafri.
Ia menegaskan bahwa IKA Fakultas Hukum akan menjadi wadah kontribusi nyata bagi daerah, universitas, dan negara. Menurutnya, potensi alumni hukum Unhas sangat besar, tersebar di berbagai sektor strategis, termasuk pemerintahan dan dunia profesional.
“Potensi IKA Fakultas Hukum luar biasa besar, hadir di seluruh sektor. Kita akan mengisi ruang-ruang yang dibutuhkan negara melalui berbagai pekerjaan yang kita laksanakan,” jelasnya.
Munafri juga berharap IKA Fakultas Hukum dapat menjadi pilar pemikiran hukum yang konstruktif bagi masa depan Indonesia—melahirkan gagasan, kontribusi, dan karya yang relevan dengan tantangan zaman.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas fakultas dalam tubuh IKA Unhas. Kolaborasi para alumni dari berbagai disiplin ilmu diyakini dapat menjadi kekuatan besar untuk mendukung pembangunan nasional, termasuk menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Mudah-mudahan kekompakan dan kekuatan kita akan memberi daya luar biasa dalam pembangunan Indonesia. Kita akan memberikan apa yang kita miliki untuk Indonesia Emas 2045,” tutupnya.














