Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

Pemilihan RT/RW Serentak di Bontoala Parang Berjalan Damai, Lurah Ajak Sinergi Dukung Program Teba dan Bank Sampah

badge-check


					Pemilihan RT/RW Serentak di Bontoala Parang Berjalan Damai, Lurah Ajak Sinergi Dukung Program Teba dan Bank Sampah Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) serentak di Kelurahan Bontoala Parang berlangsung dengan suasana tertib, aman, dan damai pada Rabu, 3 Desember 2025. Kegiatan ini digelar di SMP Muhammadiyah 3 Bontoala dan diikuti puluhan calon serta warga sebagai pemilih.

Lurah Bontoala Parang, Irfani Dharma Haris Seni, menyampaikan bahwa pemilihan ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menentukan figur pemimpin lingkungan yang mampu menjawab kebutuhan warga dan memperkuat kerukunan sosial. Ia berharap proses demokrasi akar rumput ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mendorong kerja sama yang erat antarwarga.

“Saya berharap hasil pemilihan ini dapat mempererat kebersamaan dan menumbuhkan sinergi dalam menjalankan program-program pembangunan di lingkungan kita,” ujar Lurah Bontoala Parang.

Dalam pelaksanaan pemilihan, panitia menghadapi beberapa tantangan teknis seperti penataan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan surat kuasa untuk warga yang berada di luar kota, namun semua berhasil terakomodasi sehingga hak suara masyarakat tetap terpenuhi.

Lurah Irfani juga menekankan kepada para Ketua RT yang terpilih untuk segera melakukan pembenahan data kependudukan dan retribusi layanan lingkungan sebagai langkah awal kerja nyata di wilayahnya. Ia mengimbau agar para pengurus yang belum terpilih tetap mendukung dan memantau kinerja RT yang baru agar evaluasi dan pembelajaran terus berjalan.

Lebih jauh, Lurah berharap agar Ketua RT/RW yang baru terpilih mampu bersinergi dalam mendukung program prioritas Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam pengelolaan sampah melalui penerapan Tempat Pembuangan Sampah Organik (Teba) dan pengembangan Bank Sampah di wilayah Bontoala Parang.

Program Teba dirancang untuk mengolah sampah organik di tingkat lingkungan, sementara Bank Sampah menjadi wadah pengelolaan sampah non-organik agar memiliki nilai ekonomi melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Upaya ini diharapkan dapat mengurangi timbunan sampah di tempat pembuangan akhir dan mendorong kesadaran warga dalam pengelolaan lingkungan.

Hadirnya Ketua RT/RW yang proaktif dan bersinergi dengan program lingkungan diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA