Menu

Mode Gelap
Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17 Wujudkan Kota Inklusif, Sekda Makassar Dorong Penanganan ODGJ Terpadu

BERANDA

Camat Bontoala Ajak RT/RW Aktif Kelola Sampah, Insentif Rp100 Juta Diharapkan Percepat Makassar Bebas Sampah

badge-check


					Camat Bontoala Ajak RT/RW Aktif Kelola Sampah, Insentif Rp100 Juta Diharapkan Percepat Makassar Bebas Sampah Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Camat Bontoala, Andi Akhmad Muhajir Arif, menegaskan kesiapan jajarannya untuk melibatkan RT dan RW secara aktif dalam mendukung Program Makassar Bebas Sampah. Upaya ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis wilayah hingga ke tingkat lingkungan. Minggu (14/12/2025).

Komitmen tersebut disampaikan Camat Bontoala saat menghadiri Festival Daur Bumi yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Kota Makassar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberikan tantangan kepada para ketua RT dan RW untuk mengambil peran strategis dalam pengelolaan sampah dari sumbernya. Pemerintah Kota Makassar bahkan menyiapkan insentif hingga Rp100 juta per tahun bagi RT terbaik yang dinilai berhasil menerapkan sistem pengelolaan sampah secara konsisten dan berkelanjutan.

Menanggapi hal itu, Camat Bontoala menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut dan siap menindaklanjutinya di wilayahnya. Ia menilai pelibatan RT dan RW merupakan langkah efektif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, terutama dari tingkat lingkungan. Karena itu, pihak kecamatan akan mendorong sinergi antara lurah, RT/RW, serta melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan dalam pengelolaan sampah.

Camat Bontoala juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan tidak bersifat seremonial semata. Ia berharap program ini dapat berjalan konsisten dan memberi dampak nyata terhadap kebersihan lingkungan serta kualitas hidup masyarakat.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, Kecamatan Bontoala optimistis dapat berkontribusi nyata dalam menyukseskan target Makassar Bebas Sampah, sekaligus membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

Baca Lainnya

Fatma Wahyuddin, Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Lantang Desak Kadisdik Sulsel Cari Solusi Akses SMA di Wilayah Tanpa Sekolah Negeri

12 Mei 2026 - 16:21 WITA

Sekda Makassar Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Antikorupsi

11 Mei 2026 - 21:17 WITA

Pemkot Makassar Dapat Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Dilanjutkan Tanpa Ulang Tahapan

11 Mei 2026 - 19:30 WITA

Makassar Menuju Pusat Peradaban Budaya: Dinas Kebudayaan Matangkan Konsep Taman Budaya Lewat FGD Strategis

7 Mei 2026 - 20:24 WITA

Seleksi Ketat di GOR Sudiang, Sulsel Kirim Sinyal Kuat ke Timnas U17

6 Mei 2026 - 09:32 WITA

Trending di BERANDA