Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Perkuat Pelestarian Warisan Sejarah, Dinas Kebudayaan Bahas Zonasi Kota Tua Makassar Bersama Wali Kota

badge-check


					Perkuat Pelestarian Warisan Sejarah, Dinas Kebudayaan Bahas Zonasi Kota Tua Makassar Bersama Wali Kota Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Upaya pelestarian kawasan bersejarah terus diperkuat oleh Dinas Kebudayaan Kota Makassar. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Pattiware Bau Djemma, S.STP., MM, melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar guna membahas penetapan zonasi kawasan Kota Tua serta kondisi bangunan cagar budaya dan objek diduga cagar budaya di wilayah kota.

Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (13/1/2026) tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah kebijakan pelestarian warisan budaya sekaligus memastikan pengelolaan kawasan bersejarah berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.

Dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan turut didampingi oleh Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), tim ad hoc, serta sejumlah pejabat terkait. Turut hadir pula Sekretaris Daerah Kota Makassar, Kepala UPT Museum Kota Makassar, serta Kepala Bidang Cagar Budaya Dinas Kebudayaan.

Pembahasan difokuskan pada penataan zonasi kawasan Kota Tua Makassar serta penguatan perlindungan terhadap bangunan yang memiliki nilai sejarah, baik yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya maupun yang masih berstatus objek diduga cagar budaya (ODCB).

Melalui pertemuan ini, diharapkan kebijakan pelestarian kawasan bersejarah di Kota Makassar dapat semakin terarah, sehingga warisan budaya yang dimiliki kota ini tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk menjadikan kota ini sebagai kota yang berbudaya serta berorientasi pada pelestarian dan pengembangan peradaban lokal.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA