MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Dinas Kebudayaan Kota Makassar terus mematangkan persiapan Pagelaran Seni dan Budaya Kota Makassar yang akan digelar pada 10–12 Maret 2026 di Benteng Rotterdam. Kegiatan ini digadang-gadang menjadi salah satu agenda budaya terbesar yang menghadirkan ragam seni tradisional dan modern khas daerah.
Rapat persiapan kegiatan tersebut digelar di ruang rapat Dinas Kebudayaan Kota Makassar dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Pattiware Bau Djemma, serta dihadiri Sekretaris Dinas Kebudayaan, Sri Wahyuli Malik, bersama jajaran staf dan pihak Event Organizer (EO), Selasa (31/03/2026).
Dalam rapat, berbagai aspek penting dibahas secara menyeluruh, mulai dari konsep acara, teknis pelaksanaan, susunan kegiatan, hingga kesiapan fasilitas di lokasi. Sinergi antara Dinas Kebudayaan dan EO menjadi fokus utama guna memastikan acara berjalan lancar dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Pattiware, menegaskan bahwa pagelaran ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai upaya strategis dalam melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya lokal.
“Ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi ruang bagi para seniman untuk menunjukkan karya terbaiknya sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Makassar di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Sri Wahyuli Malik, menambahkan bahwa kesiapan teknis terus dimaksimalkan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal.
“Kami memastikan seluruh aspek, baik dari sisi teknis, koordinasi lintas pihak, hingga kenyamanan pengunjung, dipersiapkan secara matang. Harapannya, kegiatan ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi pelaku seni serta masyarakat luas,” ungkapnya.
Pagelaran Seni dan Budaya Kota Makassar nantinya akan menghadirkan berbagai penampilan seni, mulai dari tarian tradisional, musik daerah, hingga pertunjukan kreatif lainnya yang melibatkan pelaku seni lokal.
Dinas Kebudayaan Kota Makassar mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan turut menyukseskan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah. **(Bars)














