Menu

Mode Gelap
Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan Fatma Wahyuddin: Langit Biru Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Gerakan Bersama

BERANDA

Tak Lolos SPMB Negeri? Tenang, Pemkot Makassar Siapkan 55 SMP Swasta Gratis, Seluruh Biaya Ditanggung Pemerintah

badge-check


					Tak Lolos SPMB Negeri? Tenang, Pemkot Makassar Siapkan 55 SMP Swasta Gratis, Seluruh Biaya Ditanggung Pemerintah Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Pemerintah Kota Makassar memastikan tidak ada satu pun anak kehilangan hak memperoleh pendidikan hanya karena tidak lolos seleksi di sekolah negeri pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026.

Melalui kebijakan yang diinisiasi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), Pemkot Makassar menghadirkan program Sekolah Swasta Gratis dengan menggandeng puluhan SMP swasta sebagai mitra pemerintah.

Hingga saat ini, 55 SMP swasta telah resmi bergabung dalam program tersebut dan siap menerima peserta didik yang belum memperoleh kursi di sekolah negeri. Seluruh biaya pendidikan para siswa akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak tetap memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terbebani persoalan biaya maupun keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

“Seluruh biaya pendidikan siswa yang mengikuti sekolah swasta akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Makassar melalui program sekolah swasta gratis yang telah kami siapkan,” tegas Appi, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, keterbatasan kuota sekolah negeri tidak boleh menjadi alasan terputusnya pendidikan anak-anak di Kota Makassar. Karena itu, pemerintah membangun kolaborasi dengan sekolah swasta agar seluruh peserta didik tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

Lebih dari sekadar solusi atas keterbatasan daya tampung, program ini juga menjadi strategi memperkuat peran sekolah swasta sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.

Appi menilai, sekolah negeri maupun sekolah swasta memiliki tanggung jawab yang sama dalam menghadirkan pendidikan berkualitas. Karena itu, stigma yang selama ini membedakan keduanya harus dihapus.

Semua anak harus mendapatkan layanan pendidikan yang sama, di mana pun mereka bersekolah,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh sekolah swasta terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dengan menyiapkan sarana, prasarana, serta tenaga pendidik yang memadai guna menyambut tambahan peserta didik pada tahun ajaran baru.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan program ini merupakan inovasi Pemerintah Kota Makassar untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah akibat keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

“Tahun 2026 ini sekolah swasta ikut mengakomodasi anak-anak kita dan itu tidak berbayar. Seluruh biayanya ditanggung Pemerintah Kota Makassar,” ujarnya.

Achi menjelaskan, awalnya pemerintah menargetkan 69 sekolah swasta sebagai mitra. Namun hingga kini, sebanyak 55 sekolah telah resmi bergabung dan siap menerima siswa melalui mekanisme pilihan sekolah keempat maupun kelima pada SPMB 2026.

Menurutnya, jumlah sekolah swasta yang bergabung bahkan lebih besar dibanding sekolah negeri yang masih memiliki sisa daya tampung. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan di Kota Makassar.

Program Sekolah Swasta Gratis juga diharapkan menjadi solusi bagi wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap sekolah negeri, sehingga tidak ada lagi anak usia sekolah yang kehilangan haknya untuk belajar.

Orang tua tidak perlu khawatir apabila anaknya belum diterima di sekolah negeri. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, seluruh siswa tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa dibebani biaya sekolah,” tutup Achi.

Dengan program ini, Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, merata, dan berkeadilan, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Baca Lainnya

Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

16 September 2026 - 21:20 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

16 September 2026 - 18:31 WITA

DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol

15 September 2026 - 20:34 WITA

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

2 September 2026 - 16:12 WITA

Trending di BERANDA