MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sulawesi Selatan bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kota Makassar turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu (01/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah dan menyebabkan ratusan warga mengungsi.
Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut hadir menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran, Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan DR. ABD HAYAT GANI, M.Si, Ketua DPD Partai Perindo Kota Makassar dr. Yulius Patandianan, Sp.B, serta Wakil Sekretaris DPD Partai Perindo Kota Makassar Arman.
Rombongan Partai Perindo meninjau langsung kondisi warga di lokasi pengungsian sekaligus menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar bagi warga terdampak.
Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan DR. ABD HAYAT GANI, M.Si menyampaikan bahwa kehadiran Partai Perindo merupakan wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Perindo Kota Makassar dr. Yulius Patandianan, Sp.B menegaskan bahwa jajaran Perindo Kota Makassar akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi.
“Kami berharap masyarakat tetap kuat menghadapi musibah ini dan proses pemulihan dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Wakil Sekretaris DPD Partai Perindo Kota Makassar Arman menambahkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial sangat dibutuhkan dalam situasi bencana seperti ini.
Kehadiran jajaran DPW dan DPD Partai Perindo disambut baik oleh warga di lokasi pengungsian. Sejumlah warga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan.
Kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk Kelurahan Tallo tersebut menyebabkan sekitar 56 rumah terbakar dan berdampak pada lebih dari 90 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa yang saat ini masih berada di pengungsian. Pemerintah bersama berbagai pihak terus melakukan penanganan darurat dan penyaluran bantuan bagi korban kebakaran.














