Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Temui Ahli Waris, Komisi D DPRD Makassar Harap Segel SD Pajjaiang Dibuka

badge-check


					Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Makassar saat inspeksi mendadak (sidak) ke SD Inpres Pajjaiang, Senin (22/7/2024).(ikbal) Perbesar

Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Makassar saat inspeksi mendadak (sidak) ke SD Inpres Pajjaiang, Senin (22/7/2024).(ikbal)

MAKASSAR,CAHAYASULSEL.COM, – Komisi D DPRD Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kini turun tangan menemui ahli waris lahan SD Pajjaiang Makassar buntut penyegelan yang masih belum dibuka. Komisi D berharap pihak ahli waris bersedia membuka segel sekolah mulai besok.

“Kami Komisi D turun meninjau karena ahli waris keluarga masih menutup sekolah. Nah kami datang ke sana memohon kepada pihak keluarga supaya dibukalah untuk anak-anak kita bersekolah,” kata Anggota Komisi D DPRD Makassar Mario David seperti dikutip detikSulsel, Senin (22/7/2024).

Pertemuan itu berlangsung di sekitar kompleks SD Pajjaiang Makassar, pagi tadi. Mario menuturkan dalam kunjungan tersebut Komisi D menyaksikan langsung guru dan siswa hanya bisa menunggu di depan sekolah.

“Belum (masuk), belum, menunggu di luar. Ini makanya kami turun minta maaf kepada keluarga, dan juga memohon untuk kami membuka lagi. Karena kan memang ini (gugatan sengketa) sejak tujuh tahun yang lalu,” bebernya.

Menurut Mario, pihak ahli waris cukup terbuka dengan negosiasi yang dilakukan. Dia mengatakan pihak ahli waris akan mempertimbangkan untuk membuka segel sekolah pada Selasa (23/7) besok.

“Insyaallah besok mereka mau. Karena kan mereka dengan tim pengacara minta keseriusannya kami juga. Kami akan serius untuk menganggarkan (ganti rugi lahan), pasti,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang ahli waris, Firman mengaku belum membuka segel lantaran menunggu iktikad baik Disdik Makassar. Dia berharap kedua pihak bisa duduk bersama.

“Kita tutup ini karena menunggu iktikad baik dari Kadis Pendidikan,” kata Firman seperti dikutip detikSulsel, Senin (22/7).

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA