
MAKASSAR,CAHAYASULSEL.COM – Camat Makassar, Husni Mubarak, hadir dalam kegiatan koordinasi dan pengarahan yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Selatan, dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia. Kegiatan yang berlangsung pada 9 Desember ini dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintahan, aparat penegak hukum, serta tokoh masyarakat, dengan tujuan memperkuat komitmen untuk memerangi korupsi di seluruh sektor.
Dalam kesempatan tersebut, Husni Mubarak memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dalam memberantas korupsi. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia menjadi momentum yang sangat tepat untuk meninjau kembali langkah-langkah yang telah diambil dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, khususnya di tingkat pemerintahan daerah.
“Korupsi bukan hanya ancaman bagi integritas negara, tetapi juga bagi kualitas hidup masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk selalu menjaga transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap kebijakan yang diambil, demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan berkeadilan,” ungkap Husni Mubarak.
Husni juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang efektif antar lembaga penegak hukum dan instansi pemerintah, untuk memastikan pemberantasan korupsi dapat berjalan dengan baik. “Pemberantasan korupsi harus menjadi tanggung jawab bersama,” lanjutnya.
Selain itu, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dalam acara tersebut menyampaikan pengarahan tentang pentingnya menjaga integritas dan menghindari penyalahgunaan wewenang dalam menjalankan tugas negara. Mereka juga mengingatkan bahwa korupsi dapat merugikan negara dan masyarakat secara luas, sehingga setiap pihak harus berkomitmen untuk menghindari praktik-praktik yang dapat merusak tatanan hukum.
Hari Anti Korupsi Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 9 Desember, menjadi ajang untuk merefleksikan komitmen semua pihak dalam memerangi korupsi dan membangun pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini diharapkan dapat menguatkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga integritas serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik.














