
Kantor DPRD Bulukumba. (dok.ist)
BULUKUMBA.CAHAYASULSEL.COM – Kasubbag Humas Sekretariat DPRD Bulukumba, Kamaruddin Cilo, menegaskan bahwa reses merupakan ajang untuk menggali isu-isu terkini yang berkembang di masyarakat. “Reses adalah kesempatan bagi kami untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan masyarakat di dapil masing-masing. Aspirasi yang terkumpul nantinya akan kami perjuangkan dalam setiap kebijakan pembangunan yang akan dilaksanakan,” ujar Kamaruddin Cilo, Kamis (23 Januari 2025).
Sebanyak 40 anggota DPRD Kabupaten Bulukumba akan melaksanakan reses masa sidang kedua Tahun 2024-2025 pada 30 Januari hingga 5 Februari 2025. Reses ini menjadi momen penting bagi anggota dewan untuk turun langsung ke daerah pemilihannya dan bertemu konstituen guna mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat.
Dalam reses ini, anggota DPRD akan berada di empat daerah pemilihan, dan setiap wakil rakyat akan berdialog langsung dengan masyarakat setempat. Diharapkan, pertemuan ini dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat serta memastikan kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
“Melalui reses ini, kami ingin memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan mendapat perhatian serius. Kami berkomitmen untuk memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan rakyat dalam pembangunan ke depan,” tambah Kamaruddin.
Sebelum terjun ke reses, anggota DPRD Bulukumba saat ini tengah melaksanakan rapat evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bulukumba. Rapat tersebut digelar bersama semua komisi di DPRD untuk memastikan program-program pemerintah berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dengan adanya reses ini, diharapkan dapat memperkuat sinergi antara DPRD dan masyarakat, serta menciptakan pembangunan yang lebih merata dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga Bulukumba.














