BULUKUMBA.CAHAYASULSEL.COM Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulukumba meluncurkan program Asta Aksi, sebuah inisiatif yang terdiri dari delapan aksi untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan, bertempat di Pondok Pesantren Babul Khaer Kalumeme.
Acara peluncuran yang berlangsung penuh semangat ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Ali Yafid, serta Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan aksi simbolis penanaman pohon sebagai bagian dari gerakan penghijauan dan implementasi gerakan nasional Go Green yang diadopsi oleh Kemenag Bulukumba.
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Asta Aksi adalah langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan. Beliau juga menegaskan pentingnya penghijauan yang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk memperbaiki ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami tidak hanya menanam pohon, tetapi pohon-pohon ini harus produktif, memberikan manfaat ekonomi, serta mengisi lahan kosong yang ada di sekitar kita,” ujar Bupati yang akrab disapa Andi Utta.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut, Andi Utta berkomitmen untuk menyediakan hingga 5.000 bibit pohon yang akan disalurkan kepada Kemenag, madrasah, dan pondok pesantren. “Pemkab Bulukumba siap membantu ribuan bibit pohon produktif. Kami berharap sektor perbankan juga dapat berperan melalui program CSR mereka untuk mendukung keberhasilan gerakan ini,” tambahnya.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan jajaran Kemenag, tetapi juga dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari santri, guru, pejabat instansi terkait, serta tamu undangan. Sebagai simbol dimulainya program Asta Aksi, Bupati Bulukumba, Kakanwil Kemenag Sulsel, dan Kepala Kemenag Bulukumba melakukan penanaman pohon bersama di lingkungan Pondok Pesantren Babul Khaer.
Selain penanaman pohon, Bupati Andi Utta juga memberikan edukasi kepada para peserta mengenai teknik menanam pohon yang baik dan benar, agar pohon yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta masyarakat sekitar. “Ini adalah langkah kecil yang besar maknanya untuk keberlanjutan lingkungan kita,” tutupnya














