BULUKUMBA.CAHAYASULSEL.COM – Kabupaten Bulukumba terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak. Hal ini terlihat dari dilaksanakannya rapat persiapan Verifikasi Lapangan Hybrid untuk program Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025, yang digelar di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Senin (21/4/2025).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Administrasi Umum, Drs. H. Muh. Daud Kahal, M.Si, dan turut dihadiri oleh berbagai elemen penting, seperti Wakil Ketua I DPRD Bulukumba, Fahidin HDK, S.Pd.I., M.M, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, stakeholder lintas sektor, hingga perwakilan dari Forum Anak Bulukumba.
Kehadiran Wakil Ketua DPRD dalam forum ini menjadi sinyal kuat bahwa sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat terus terbangun dalam mendukung agenda pembangunan yang pro-anak. “Verifikasi ini bukan sekadar formalitas, tapi momentum untuk memastikan bahwa hak-hak anak betul-betul dilindungi dan difasilitasi secara menyeluruh,” ujar Fahidin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian proses yang dilaksanakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dalam menilai sejauh mana kesiapan Bulukumba sebagai daerah yang layak anak. Verifikasi lapangan secara hybrid (gabungan daring dan luring) dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 22 April 2025.

Suasana rapat persiapan Verifikasi Lapangan Hybrid untuk program Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025. (dok.ist)
Lebih dari sekadar penilaian administratif, pelaksanaan verifikasi ini menjadi titik tolak penguatan kebijakan dan layanan publik yang ramah anak di seluruh sektor. Diharapkan, ke depan akan tercipta ekosistem yang inklusif, aman, dan mendukung tumbuh kembang optimal bagi generasi masa depan di Kabupaten Bulukumba.
Tak hanya itu, pelibatan aktif Forum Anak Bulukumba menjadi bukti nyata bahwa suara anak mulai diakomodasi dalam pengambilan kebijakan. Mereka bukan hanya simbol, tetapi juga mitra strategis dalam proses pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga berharap, hasil verifikasi ini nantinya tidak hanya membawa prestasi, namun yang lebih penting adalah terwujudnya transformasi sosial yang menempatkan anak sebagai subjek utama pembangunan, sesuai dengan visi daerah menuju Bulukumba yang lebih sejahtera, inklusif, dan ramah anak.














