Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Bupati Bantaeng Uji Nurdin Canangkan “Satu Desa Satu Produk”, Dorong Dekranasda Bantaeng Bina UMKM Lokal

badge-check


					Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin Saat  Memberika Sambutan. (Dok.Ist) Perbesar

Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin Saat Memberika Sambutan. (Dok.Ist)

BANTAENG.CAHAYASULSEL.COM – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menekankan pentingnya peran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa dan kelurahan. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri pengukuhan pengurus Dekranasda, Tim Pembina Posyandu, dan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng, di Tribun Pantai Seruni, Senin, 21 April 2025.

Di hadapan ratusan peserta yang hadir, Uji Nurdin—sapaan akrab Bupati—mengajak seluruh pengurus Dekranasda untuk menjadikan setiap desa dan kelurahan sebagai pusat inovasi kerajinan lokal. Ia mendorong terwujudnya program “Satu Desa Satu Produk” sebagai langkah nyata melahirkan 67 produk khas Bantaeng yang berdaya saing hingga ke pasar nasional.

“Melalui pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, setiap desa dan kelurahan harus mampu melahirkan produk unggulan. Ini akan menjadi wajah ekonomi kreatif Bantaeng ke depannya,” ujar Uji Nurdin.

Tak hanya soal produksi, Uji Nurdin juga menyoroti pentingnya edukasi dalam pola pemasaran UMKM. Menurutnya, strategi penjualan dan pemahaman terhadap kebutuhan pasar menjadi kunci agar pelaku usaha kecil bisa berkembang secara berkelanjutan.

“Kita harus belajar diferensiasi produk, bagaimana menjual sesuatu yang khas dan dibutuhkan. Ini akan membuat UMKM kita lebih tahan banting dan mampu bersaing,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, mengajak seluruh organisasi perempuan di Bantaeng untuk bangkit dan berdaya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan peran pemberdayaan masyarakat secara aktif dan nyata.

“Saatnya perempuan tidak hanya menjadi pelengkap. Kita punya peran strategis dalam membentuk generasi hebat dan keluarga yang mandiri,” tutur Gunya.

Ia juga menegaskan bahwa jabatan sebagai pengurus bukan sekadar titel, tetapi amanah untuk membawa perubahan dan mendekatkan diri pada masyarakat.

Momentum pelantikan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Dinas PMDPPPA dan Yayasan Bantuan Hukum Perempuan & Anak Bangkit. Kerja sama ini difokuskan pada pembinaan, perlindungan, dan pendampingan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bantaeng.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Bantaeng H. Abdul Wahab, Staf Ahli Dekranasda Hj. Liestiaty F. Nurdin, Ketua GOW Hj. Rahmah Arsyad, Ketua DWP Hj. Vinka Nandakasih, serta sejumlah pimpinan organisasi perempuan, perwakilan Forkopimda, dan para pimpinan OPD.**(Bars)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA