Menu

Mode Gelap
Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

Uncategorized

Dorong Pendidikan Berkualitas, dr. Udin Malik Gaungkan Perda Pendidikan di Makassar

badge-check


					dr. Udin Malik menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Angkatan 3 yang membahas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dihotel swissbell-court Makassar, Kamis (20/03/2025). Perbesar

dr. Udin Malik menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Angkatan 3 yang membahas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dihotel swissbell-court Makassar, Kamis (20/03/2025).

MAKASSAR.CAHAYASULSEL.COM – Komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan kembali ditunjukkan oleh Anggota DPRD Sulsel, dr. Udin Malik, lewat gelaran Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Angkatan ke-3 yang berlangsung di Hotel Swiss-Belcourt Makassar, Kamis (20/03/2025).

Sosialisasi ini membedah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Tujuannya jelas: memperluas pemahaman masyarakat mengenai regulasi pendidikan dan mendorong keterlibatan aktif publik dalam mendukung sistem pendidikan yang lebih baik di Sulawesi Selatan.

Dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat—termasuk orang tua siswa, guru, dan pemerhati pendidikan—dr. Udin Malik menegaskan pentingnya tiga hal utama dalam perda tersebut: pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta sinergi masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan progresif.

“Perda ini adalah fondasi kita bersama dalam menciptakan pendidikan yang adil dan berkualitas. Masyarakat harus tahu, mereka punya hak sekaligus tanggung jawab dalam mengawal kualitas pendidikan di sekitarnya,” tegas dr. Udin Malik dalam sambutannya.

Sesi diskusi berlangsung hidup. Para peserta mengangkat berbagai isu krusial, mulai dari keterbatasan fasilitas pendidikan di daerah terpencil, distribusi tenaga pengajar yang belum merata, hingga tantangan adaptasi kurikulum di era digital.

Melalui forum ini, dr. Udin berharap masyarakat semakin paham bahwa pendidikan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi merupakan tugas bersama.

“Dengan pemahaman yang baik terhadap Perda ini, masyarakat akan lebih kritis, lebih peduli, dan lebih siap mengambil peran dalam mengubah wajah pendidikan kita,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan pendidikan yang tidak hanya menjangkau, tetapi juga memberdayakan.**(Bars)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar

17 September 2026 - 14:05 WITA

Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

16 September 2026 - 21:20 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

16 September 2026 - 18:31 WITA

DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol

15 September 2026 - 20:34 WITA

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Trending di BERANDA