BANTAENG, CAHAYASULSEL.COM — Upaya penanggulangan dampak banjir di Kabupaten Bantaeng terus menjadi prioritas utama Pemerintah Daerah. Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin atau yang akrab disapa Uji Nurdin, kembali menunjukkan kepedulian dan kepemimpinannya dengan turun langsung meninjau berbagai titik kegiatan kerja bakti dan posko layanan, Minggu (6/7/2025).
Sejak pagi hari, Bupati termuda di Sulawesi Selatan ini memantau kegiatan gotong royong yang dilakukan jajaran pemerintah bersama warga di sejumlah lokasi terdampak seperti Pasar Sentral, Kampung Gusung, dan Lorong Sunyi. Ia tampak aktif berdialog dengan warga, memastikan proses pembersihan dan pemulihan berjalan lancar pasca banjir yang melanda wilayah tersebut.
Tak hanya itu, Uji Nurdin juga menyambangi posko-posko pelayanan kesehatan di Puskesmas Kota dan Puskesmas Bisappu untuk mengecek ketersediaan layanan medis bagi masyarakat. Di dua dapur umum milik Dinas Sosial yang berlokasi di Garegea dan Pasorongi, ia memastikan bahwa logistik dan proses distribusi makanan berjalan baik demi memenuhi kebutuhan harian para pengungsi.
Puncaknya, pada siang hari, Bupati Bantaeng menerima langsung bantuan kemanusiaan berupa paket sembako dari Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Sulsel. Bantuan ini diserahkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Bantaeng yang terdampak bencana.
“Terima kasih atas kepedulian dan perhatian jajaran PDI Perjuangan Sulsel, khususnya Ketua Baguna Sulsel dr. Fadli Ananda. Bantuan sembako ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang tengah berjuang memulihkan diri dari dampak banjir,” ujar Uji Nurdin.
Sementara itu, Sekretaris Baguna Sulsel, Faisal Gunawan, menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan perintah langsung dari Ketua PDI Perjuangan Sulsel, Ridwan A. Wittiri dan Kepala Baguna Sulsel, dr. Fadli Ananda.
“Begitu dr. Fadli mendapat kabar bahwa Bantaeng dilanda banjir, beliau langsung menginstruksikan kami untuk segera menyiapkan dan menyalurkan bantuan. Apalagi hubungan antara beliau dan Bupati Bantaeng memang cukup dekat,” ungkap Faisal.
Aksi gotong royong antara pemerintah daerah dan partai politik ini menjadi simbol kekuatan solidaritas dalam menghadapi bencana. Pemkab Bantaeng juga terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan setiap warga yang terdampak mendapatkan bantuan yang layak dan layanan yang memadai.














