MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Bosowa School Makassar mengawali Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 dengan cara yang inspiratif dan penuh makna. Bertempat di aula utama, Senin (14/7), digelar sebuah seminar kewirausahaan bertema “Membentuk Generasi Inovatif: Merajut Pendidikan, Digitalisasi, dan Kewirausahaan Masa Depan.”
Acara ini menghadirkan narasumber Dr. Fitriany, S.E., M.M., Ketua Prodi Manajemen dan Kewirausahaan Pascasarjana Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia. Dalam paparannya, Dr. Fitriany menekankan pentingnya menanamkan jiwa wirausaha sejak dini, sebagai bekal menghadapi era digital yang terus bergerak cepat.
“Kewirausahaan bukan hanya soal bisnis, tapi tentang pola pikir inovatif, kemampuan melihat peluang, serta keberanian mengambil risiko yang terukur,” ujarnya di hadapan para siswa baru yang antusias mengikuti seminar.

Kegiatan ini tak hanya membuka wawasan, tetapi juga membentuk karakter siswa sebagai problem solver, kreatif, mandiri, dan siap jadi pemimpin masa depan. Materi disampaikan secara interaktif, mendorong siswa untuk mengenal potensi diri, membangun ide, hingga menciptakan solusi yang bernilai di tengah tantangan zaman.
Langkah ini sejalan dengan semangat kurikulum merdeka yang mengedepankan penguatan karakter dan kompetensi abad 21. Bosowa School Makassar menegaskan komitmennya mencetak generasi yang visioner, adaptif, dan berkarakter unggul, bukan hanya di bidang akademik, tapi juga dalam hal inovasi dan kepemimpinan.
Dengan kolaborasi bersama akademisi dan praktisi, sekolah ini berharap MPLS tak sekadar ajang pengenalan, tapi juga menjadi momen penting memantik semangat belajar dan berkreasi dalam perjalanan pendidikan para siswa.**(Bars)














