GOWA, CAHAYASULSEL.COM – Rasa aman yang selama ini dirasakan warga Perumahan Griya Putri Tattakang, Kelurahan Parangbanoa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, mendadak terusik. Salah satu rumah warga di Blok D36 dibobol maling pada Jumat, 18 Juli 2025.
Rumah milik Muhammad Nur Iksan itu kehilangan satu unit televisi dan satu tabung gas. Peristiwa ini diduga terjadi pada rentang waktu pagi hingga siang hari, saat rumah dalam keadaan kosong.
Ironisnya, perumahan ini telah memiliki sistem keamanan, termasuk pos satpam dan iuran bulanan dari warga. Namun hingga hampir sepekan pascakejadian, belum ada tanggapan resmi dari petugas keamanan maupun pihak pengelola.
“Kami tinggal di sini karena merasa ada jaminan keamanan. Tapi nyatanya rumah kami dibobol, dan tidak ada kejelasan penanganan hingga hari ini,” ungkap Iksan Pemilik Rumah.
Ia berharap insiden ini tak hanya menjadi perhatian bagi aparat, tetapi juga pihak pengembang. Meski belum melapor ke kepolisian, Iksan meminta kejadian ini ditindaklanjuti secara serius demi kenyamanan bersama.
Warga kini mulai mempertanyakan komitmen pengembang dalam menjamin keamanan jangka panjang, bukan hanya saat masa promosi penjualan.
“Kami ingin pengembang hadir, bukan hanya saat menjual unit. Tapi juga ketika warga menghadapi masalah. Jangan sampai sistem keamanan hanya formalitas tanpa fungsi nyata,” tambahnya.
Warga berharap pengembang segera melakukan evaluasi terbuka terhadap sistem keamanan yang ada dan memastikan langkah-langkah perbaikan demi menjaga kepercayaan dan kenyamanan penghuni.**(Bars)














