Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Rumah Sakit UIN Alauddin Diresmikan: Sinergi Ilmu, Kesehatan, dan Spiritualitas di Jantung Makassar

badge-check


					Rumah Sakit UIN Alauddin Diresmikan: Sinergi Ilmu, Kesehatan, dan Spiritualitas di Jantung Makassar Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, turut mendampingi Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dalam peresmian Rumah Sakit Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Kamis (24/7/2025).

Berlokasi di Kampus Lama UIN Alauddin, Jl. Sultan Alauddin, kehadiran rumah sakit ini menjadi babak baru dalam kolaborasi sektor pendidikan, kesehatan, dan nilai-nilai spiritual. Lebih dari sekadar fasilitas medis, RS UIN Alauddin diharapkan menjadi rumah sakit pendidikan yang mengedepankan pendekatan integratif—menggabungkan teknologi kedokteran modern dengan kearifan lokal dan prinsip spiritualitas Islam.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyambut baik peresmian ini sebagai langkah penting dalam memperkuat sistem layanan kesehatan di Kota Makassar yang humanis dan berkeadilan.

“Rumah sakit ini bukan hanya melayani, tetapi juga mendidik dan menginspirasi. Ini momentum penting untuk membangun sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Aliyah.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun sinergi lintas sektor demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam sambutannya, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, menekankan bahwa RS UIN Alauddin memiliki posisi strategis, tidak hanya dari sisi lokasi, tetapi juga dari pendekatan konseptual yang ditawarkannya.

“Kita ingin rumah sakit ini menjadi unggul karena mampu memadukan metode medis ilmiah dengan nilai-nilai tradisional dan spiritual. Dulu, masyarakat Nusantara hidup harmonis dengan alam tanpa rumah sakit modern, tapi tetap sehat,” jelasnya.

Menurut Nasaruddin, keharmonisan antara sains, spiritualitas, dan alam adalah fondasi penting bagi masa depan pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Sekarang, kita coba hadirkan kembali nilai-nilai itu—mengobati dengan ilmu, merawat dengan hati, dan melayani dengan jiwa,” tambah Imam Besar Masjid Istiqlal itu.

Ia pun mengajak seluruh sivitas akademika dan pengelola rumah sakit untuk mengelola fasilitas ini secara komprehensif, dengan mengedepankan nilai kemanusiaan, keberlanjutan, dan kearifan lokal dalam setiap pelayanan.

Sebagai rumah sakit pendidikan di bawah naungan perguruan tinggi keagamaan, RS UIN Alauddin diharapkan mampu menjadi model rumah sakit masa depan: tempat berpadunya sains, budaya, dan spiritualitas dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat modern.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA