Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Melinda Aksa Dorong Busana Lokal Naik Kelas: “Makassar Harus Jadi Wajah Kreativitas Perempuan Indonesia”

badge-check


					Melinda Aksa Dorong Busana Lokal Naik Kelas: “Makassar Harus Jadi Wajah Kreativitas Perempuan Indonesia” Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan komitmennya dalam melestarikan wastra daerah sekaligus memperkuat kapasitas penjahit dan pelaku usaha busana lokal. Komitmen tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pengembangan dan Pendampingan Usaha Busana Lokal Makassar di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Selasa (29/7/2025).

Kegiatan yang digagas oleh Pokja III TP PKK Kota Makassar ini menjadi wadah strategis untuk mengangkat potensi busana lokal Makassar agar bisa bersaing di pasar nasional bahkan global.

“Busana lokal bukan sekadar pakaian, tapi identitas budaya dan cermin kreativitas masyarakat. Kita punya wastra khas seperti tenun sutra, songket, hingga motif Bugis-Makassar yang sarat makna. Semua itu harus terus dijaga dan dikembangkan,” tegas Melinda dalam sambutannya.

Meski potensi besar dimiliki, Melinda mengakui banyak pelaku usaha masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, kurangnya pelatihan, dan minimnya akses ke pasar digital.

“Inilah pentingnya kegiatan seperti ini. Tidak hanya untuk menambah pengetahuan, tapi juga membangun jejaring usaha, memperkuat mental wirausaha, dan mempersiapkan pelaku UMKM agar tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Pokja III TP PKK atas inisiatif ini, dan menyebut kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam mencetak perempuan wirausaha yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

“Makassar harus menjadi pusat busana lokal yang kuat, membanggakan, dan bisa menjadi wajah kreativitas perempuan Indonesia,” tambahnya.

Melinda juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi kreatif daerah.

Kegiatan ini turut menghadirkan dua narasumber kompeten dari sektor perbankan dan dunia fesyen.

Pemimpin Departemen Kredit Ritel Bank Sulselbar, Marhuma Umar, memaparkan peluang pembiayaan yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM, khususnya di sektor fesyen lokal. Ia juga memberikan tips penting agar pelaku usaha lebih siap secara administrasi dalam mengakses kredit usaha.

Sementara itu, seorang desainer nasional sekaligus pemilik Butik Luthfia, membagikan pengalamannya membangun tenun Sekomandi hingga bisa menembus pasar internasional, termasuk tampil di Paris. Ia memberikan pelatihan singkat seputar tren fesyen, teknik branding, dan strategi membangun produk berbasis potensi lokal yang punya nilai jual tinggi.

Menariknya, sang desainer juga membawa beberapa koleksi karyanya untuk diperagakan secara langsung, dan bahkan membagikan beberapa item eksklusif kepada peserta sebagai bentuk motivasi.

“Kami ingin para penjahit dan pelaku UMKM di Makassar tidak hanya bisa bertahan, tapi juga naik kelas,” tutup Melinda.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengembangan ekonomi kreatif—khususnya di sektor busana lokal—memerlukan dukungan lintas sektor, pelatihan berkelanjutan, serta semangat kolaborasi yang kuat dari semua elemen masyarakat.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA