Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Suarakan Aspirasi, Warga Maccini Curhat ke Fatma Wahyudin soal Bansos dan Beasiswa

badge-check


					Suarakan Aspirasi, Warga Maccini Curhat ke Fatma Wahyudin soal Bansos dan Beasiswa Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fatma Wahyudin, kembali turun langsung menyapa konstituennya dalam agenda reses masa persidangan III tahun 2025 yang digelar di Jalan Maccini Pasar Malam, RT 02/RW 04, Kelurahan Maccini, Kecamatan Makassar, pada Kamis (31/7/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulsel ini menerima sejumlah aspirasi dari warga, yang disampaikan secara terbuka dan penuh harap. Salah satu sorotan utama adalah keluhan terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak merata dan masih menyisakan ketimpangan.

Seorang warga bernama Bu Yayu menyampaikan bahwa bantuan hanya diterima oleh orang-orang yang sama, bahkan dalam satu rumah bisa lebih dari satu orang menerima, sementara warga lain yang lebih membutuhkan justru tak terdata.

“Bantuan sosialnya tidak merata, bu. Ada satu rumah sampai tiga orang dapat, sementara yang lain tidak pernah sama sekali,” keluh Bu Yayu di hadapan legislator Demokrat tersebut.

Sementara itu, Akmal Saputra, warga lainnya, menyoroti persoalan beasiswa dan sistem zonasi penerimaan di salah satu perguruan tinggi ternama yang menurutnya tidak transparan dan membingungkan.

“Saya ingin tahu bagaimana sistem zonasi beasiswa itu sebenarnya berjalan. Karena kami merasa tidak mendapat kejelasan dan banyak yang tidak sesuai harapan,” ujar Akmal.

Menanggapi aspirasi itu, Fatma Wahyudin menyatakan akan menindaklanjuti setiap masukan yang masuk. Ia menegaskan bahwa fungsi reses bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata keterwakilan rakyat di parlemen.

“Apa yang disampaikan masyarakat akan kami bawa dan perjuangkan dalam rapat-rapat komisi dan koordinasi dengan dinas terkait. Kami akan pastikan ada perbaikan,” tegasnya.

Reses ini menjadi wujud konsistensi Fatma Wahyudin dalam membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat dan memastikan suara rakyat mendapat tempat dalam setiap kebijakan di tingkat provinsi.**(Bars)

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA