Menu

Mode Gelap
Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa Respons Aduan Warga, Wali Kota Appi Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

BERANDA

Wali Kota Makassar Tinjau Budidaya Maggot Panakkukang, Ubah Sampah Jadi Sumber Cuan

badge-check


					Wali Kota Makassar Tinjau Budidaya Maggot Panakkukang, Ubah Sampah Jadi Sumber Cuan Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau lokasi budidaya maggot milik Hj. Sulaiman di Kecamatan Panakkukang, Jumat (8/8/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota untuk mengedukasi warga soal pengelolaan sampah yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi.

Budidaya yang dijalankan Hj. Sulaiman memanfaatkan larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot, yang mampu mengurai sampah organik dalam waktu singkat. Di lokasi, Munafri melihat langsung rak-rak budidaya yang beroperasi di tiga skala:

1. Skala Kelurahan: mengolah 20–25 kg sampah/hari, menghasilkan 25–30 kg maggot.
2. Skala RT: mengolah 7–8 kg sampah/hari, menghasilkan 7–10 kg maggot.
3. Skala Perumahan: mengolah 3–5 kg sampah/hari, menghasilkan 4–5 kg maggot.

Menurut Munafri, inovasi ini bukan hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan produk bermanfaat. “Maggot ini bisa menjadi pakan ternak dan bahan pupuk kompos. Dampaknya bukan hanya lingkungan yang lebih bersih, tapi juga tambahan penghasilan bagi warga,” ujarnya.

Ia menyebut, budidaya maggot akan menjadi bagian penting dari strategi Pemkot Makassar dalam mengelola sampah organik dan menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Budidaya maggot ini luar biasa. Kami akan terus mendukung agar program ini berjalan optimal, karena sampah organik yang tadinya masalah, kini bisa menjadi peluang ekonomi,” tegasnya.

Munafri berharap program ini dapat menginspirasi warga lain untuk terlibat, sehingga pengelolaan sampah berbasis maggot menjadi budaya baru yang memperkuat ketahanan lingkungan dan ekonomi lokal.

Baca Lainnya

Kecamatan Tallo Luruskan Anggaran Kebersihan 2026, Tegaskan Bukan Rp12,6 Miliar

17 September 2026 - 14:05 WITA

Kuliah Umum UCM: Appi Bongkar Rahasia Bangun Karier, Leadership, Networking dan Berani Ambil Peluang

16 September 2026 - 21:20 WITA

Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

16 September 2026 - 18:31 WITA

DPD Perindo Makassar Hadiri Workshop Bedah Dapil dan TOT KTA, Perkuat Konsolidasi Menuju Verpol

15 September 2026 - 20:34 WITA

Harmony 93 Bawa Energi Nostalgia ke Attayang Sunset, Senja Losari Makin Istimewa

12 September 2026 - 19:25 WITA

Trending di BERANDA