Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Doa Bersama Lintas Agama di Karebosi, Makassar Satukan Harapan untuk Kedamaian

badge-check


					Doa Bersama Lintas Agama di Karebosi, Makassar Satukan Harapan untuk Kedamaian Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Karebosi, Selasa (2/9/2025) malam. Dari jantung Kota Makassar, lantunan doa bergema, dipimpin Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga komunitas masyarakat.

Doa bersama ini digelar bukan sekadar ritual spiritual, melainkan wujud persaudaraan lintas perbedaan. Enam agama hadir berdampingan—Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu—bergiliran memanjatkan doa untuk keamanan, keselamatan, dan kedamaian Makassar.

“Tidak ada lagi yang bisa kita lakukan selain menengadahkan tangan kepada Allah SWT, memohon agar keadaan yang tidak kondusif ini segera berlalu,” ungkap Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Ia menegaskan, Makassar adalah ruang hidup bersama yang wajib dijaga, bukan dilukai.

Suasana penuh keharuan semakin terasa ketika Munafri menyampaikan duka mendalam atas insiden 29 Agustus lalu yang menelan korban jiwa. Ia menegaskan peristiwa tersebut adalah tindakan pihak tak bertanggung jawab yang tidak boleh terulang.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, turut menyampaikan pesan perdamaian. Dengan suara bergetar, ia mengajak warga untuk memilih jalan damai dalam menyuarakan aspirasi. “Jangan ada lagi air mata yang jatuh karena amarah. Makassar ini milik kita semua. Mariki semua jaga Makassar’ta dengan hati yang tenang,” ujarnya.

Doa lintas agama ini menghadirkan penceramah Ustadz Das’ad Latief, serta diawali dengan salat Magrib dan Isya berjamaah. Kehadiran para tokoh, mulai dari Ketua DPRD Makassar Supratman, Kapolrestabes Kombes Pol Arya Perdana, Dandim 1408/Makassar Letkol Inf Franki Susanto, Kejari Makassar Nauli Rahim Siregar, hingga mantan Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin, memperkuat pesan bahwa Makassar berdiri di atas fondasi kebersamaan.

Lebih dari sekadar doa, malam itu menjadi ruang perjumpaan batin—tempat perbedaan dipersatukan oleh tekad menjaga Makassar tetap aman, damai, dan penuh toleransi.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA