Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

Berita

Pemkot Makassar dan Forkopimda Gelar Salat Gaib di DPRD, Doakan Korban Tragedi

badge-check


					Pemkot Makassar dan Forkopimda Gelar Salat Gaib di DPRD, Doakan Korban Tragedi Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Langit Makassar siang ini seakan ikut menangis. Di pelataran Gedung DPRD Kota Makassar, suasana hening menyelimuti ratusan jamaah yang larut dalam salat gaib, mendoakan empat korban insiden kebakaran yang merenggut nyawa.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berdiri satu saf bersama jajaran SKPD, Forkopimda, Dandim, Kejari, anggota DPRD, hingga mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Makassar. Semua menyatukan doa, mengangkat tangan, dan menundukkan kepala dalam kesyahduan.

Tepat pukul 13.30 WITA, pelataran DPRD penuh dengan isak haru. Foto keempat korban terpajang di hadapan jamaah, menjadi pengingat betapa dalam luka yang dirasakan oleh seluruh warga kota.

Salat gaib ini bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga simbol penghormatan, cinta, dan doa tulus agar arwah para korban diterima di sisi Allah SWT dengan segala amal kebaikannya.

Dalam keterangannya, Wali Kota Munafri menegaskan bahwa doa bersama ini adalah pengingat penting agar tragedi serupa tak lagi terulang.

“Hari ini kita berada di Gedung DPRD Kota Makassar melaksanakan salat doa bersama rekan-rekan BEM, Forkopimda, anggota DPRD, SKPD, dan masyarakat. Kita hadir untuk memberikan doa terbaik kepada para korban yang gugur dalam menjalankan tugas,” ujar Appi, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, kondisi Makassar kini perlahan membaik berkat koordinasi lintas sektor antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat. Aktivitas warga pun berangsur kembali normal.

Namun, Munafri menegaskan tragedi ini tidak boleh dipandang sebagai demonstrasi biasa. Menurutnya, aksi anarkis yang berujung korban jiwa adalah bentuk pengkhianatan terhadap nilai kemanusiaan.

“Saya sangat meyakini ini bukan aksi mahasiswa, melainkan ulah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dari sini kita belajar, menjaga kondusifitas adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tegasnya.

Terkait pengamanan, ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat TNI-Polri. Pemerintah Kota, kata dia, siap mendukung langkah terbaik demi menjaga stabilitas dan keamanan kota.

“Apakah sistem penjagaan dilanjutkan atau tidak, itu kita serahkan pada kajian aparat. Yang jelas, kita semua harus memastikan Makassar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA