Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Di Forum MAPAN Unhas, Wali Kota Makassar Beberkan Tiga Isu Krusial Kota

badge-check


					Di Forum MAPAN Unhas, Wali Kota Makassar Beberkan Tiga Isu Krusial Kota Perbesar

GOWA, CAHAYASULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab persoalan mendasar kota. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi pembicara pada Placemaking Summit bertajuk Makassar Placemaking for Academic Network (MAPAN) di Kampus Unhas Gowa, Senin (8/9/2025).

Kegiatan ini diinisiasi Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin Program Studi Magister Transportasi bersama Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota serta Australia Indonesia Centre.

Dalam paparannya, Munafri menyoroti tiga isu krusial yang mendesak untuk diselesaikan bersama akademisi, yakni pemetaan wilayah, sistem transportasi publik, dan pengelolaan sampah.

“Tujuan saya hadir di forum ini adalah mencari solusi konkret dari para akademisi. Ide-ide segar sangat penting agar Makassar tumbuh menjadi kota yang lebih ideal,” ujarnya.

Menurut pria yang akrab disapa Appi itu, pembangunan kota tak akan maju jika masih terjebak dalam ego sektoral. Ia menekankan bahwa kolaborasi harus menjadi budaya dalam merumuskan kebijakan.

Munafri juga mengaitkan pemaparannya dengan visi-misi Pemkot Makassar 2025–2030, mulai dari peningkatan daya saing ekonomi, pemerataan layanan dasar, hingga pengembangan pusat inovasi, olahraga, seni, budaya, dan pariwisata. Beberapa program strategis yang disiapkan di antaranya penataan transportasi publik ramah lingkungan, pembangunan stadion sepak bola, revitalisasi taman kota, serta penambahan ruang terbuka hijau.

Selain itu, ia menyoroti masalah tumpang tindih tata ruang, keterbatasan lahan parkir, dan kemacetan yang kerap terjadi di jalur penghubung Makassar dengan daerah sekitar. Menurutnya, hal ini hanya bisa diatasi melalui manajemen kota yang lebih baik dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor.

“Mobilitas warga dan aktivitas ekonomi tidak boleh terhambat hanya karena macet. Ini harus kita tuntaskan bersama,” tegasnya.

Appi juga menilai ruang publik di Makassar belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan lahan yang dimiliki bersama. Melalui forum MAPAN, ia berharap lahir gagasan-gagasan baru yang bisa menjadi rujukan strategis Pemkot.

“Harapan saya, dari sini lahir pemikiran yang fresh dan detail agar persoalan ruang kota yang kompleks bisa diselesaikan. Dengan kolaborasi, saya yakin Makassar semakin maju,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA