Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Wujudkan Pulau Cerdas, Pemkot Makassar & Investor Jepang Bangun Pabrik Es di Barang Lompo

badge-check


					Wujudkan Pulau Cerdas, Pemkot Makassar & Investor Jepang Bangun Pabrik Es di Barang Lompo Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Pemerintah Kota Makassar bersama perusahaan asal Jepang PT Oriental Consultants Indonesia (OCI) dan Oriental Consultant’s Global Co., Ltd (OCG) resmi menggulirkan kerja sama strategis bertajuk Smart Island Pilot Project (SIPP).
Program inovatif ini menjadi tonggak awal transformasi wilayah kepulauan, dimulai dari Pulau Barang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, yang akan dijadikan proyek percontohan pulau cerdas terintegrasi.

Salah satu agenda utama SIPP adalah pembangunan pabrik es pertama di wilayah kepulauan Makassar—fasilitas vital yang akan menjadi penopang utama aktivitas nelayan dalam menjaga kualitas hasil tangkapan laut.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan kehadiran pabrik es akan menghadirkan efek berganda bagi perekonomian warga pulau.

“Hadirnya pabrik es akan memberikan dampak ekonomi yang baik, terutama bagi masyarakat nelayan. Bukan hanya soal penyediaan es, tapi efek ikutannya jauh lebih besar—akan banyak orang datang membeli es, sambil berbelanja kebutuhan lainnya. Dengan begitu, ekonomi di sana bisa tumbuh,” ujar Munafri saat menerima perwakilan OCI dan OCG di Balai Kota, Jumat (12/9/2025).

Sebagai penunjang, Pemkot Makassar juga tengah menyiapkan rencana revitalisasi dermaga Pulau Barang Lompo agar mobilitas nelayan dan distribusi logistik semakin lancar.

“Dermaga yang layak akan menjadikan pulau ini pusat singgah nelayan untuk membeli es sekaligus menunjang aktivitas melaut,” tambah Munafri.

Perwakilan OCG, Michino, mengungkapkan pabrik es ini akan mengandalkan mesin modern berkapasitas tinggi, dengan sistem produksi menggunakan air sumur yang ditampung dan diolah secara higienis.
Mesin tersebut mampu memproduksi 100 ton es dalam satu hari, dan hingga 200 ton dalam dua hari, dengan proses selama 7–8 jam per siklus.

“Kami sudah melakukan uji coba. Hasil es berwarna putih susu, bertekstur sangat keras, dan mampu bertahan lebih dari dua hari dalam box pendingin. Bahkan sudah dicoba langsung oleh nelayan, warga, dan pihak kelurahan, dan hasilnya memuaskan,” jelas Michino.

Balok es berukuran 25 kilogram ini, pada tahap awal, akan dibagikan secara gratis sebagai bagian dari proyek percontohan. Setelah itu, pihak OCG akan menyusun model bisnis berkelanjutan dengan melibatkan berbagai mitra lokal.

“Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar mengenai instalasi, pembangunan, hingga penyusunan skema bisnis yang matang. Kami ingin menghadirkan solusi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus membangun model bisnis canggih untuk masa depan,” tegas Michino.

Peluncuran resmi Smart Island Pilot Project ini akan digelar di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Sabtu (13/9/2025).
Langkah ini menandai era baru pengelolaan pulau di Kota Makassar—bukan hanya menumbuhkan ekonomi pesisir, tetapi juga menanamkan semangat inovasi, kemandirian, dan keberlanjutan di tengah birunya lautan Makassar.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA