Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

DPRD Makassar Panggil Direksi PDAM, Soroti Polemik Dana Cadangan

badge-check


					DPRD Makassar Panggil Direksi PDAM, Soroti Polemik Dana Cadangan Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – DPRD Kota Makassar akan memanggil jajaran direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam agenda monitoring dan evaluasi (monev) yang dijadwalkan bulan ini. Pemanggilan ini menyoroti polemik dana cadangan perusahaan yang tengah menjadi sorotan publik.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Basdir, mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi dari PDAM terkait persoalan tersebut. Meski demikian, DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan dan menindaklanjuti isu ini secara transparan.

“Pemanggilan dilakukan untuk memastikan kebijakan direksi PDAM tidak menyalahi aturan, khususnya dalam pengelolaan dana cadangan yang nilainya mencapai miliaran rupiah,” tegas Basdir.

Sebelumnya, mantan Direktur Utama PDAM Makassar, Beni Iskandar, telah diperiksa Kejaksaan Tinggi Sulsel terkait dugaan penyimpangan dana cadangan. Ia membantah tudingan itu dan memastikan dana sebesar Rp14 miliar masih aman tersimpan di bank.

Beni menjelaskan, selama masa kepemimpinannya kas PDAM meningkat signifikan dari Rp25 miliar menjadi Rp44 miliar, berbeda dengan periode sebelumnya yang disebut menghabiskan dana besar dari total Rp132 miliar. Ia juga menegaskan bahwa kerja sama Payment Point Online (PPO) dengan BTN sudah berlangsung sejak sebelum ia menjabat, dan dirinya hanya melanjutkan serta memperbaiki perjanjian tersebut.

Selain itu, Beni mengungkap adanya kejanggalan sistem pembayaran PPO sebelum masa jabatannya, termasuk permintaan pembayaran langsung kepada vendor sebesar Rp315 juta tanpa melalui rekening resmi PDAM, yang dinilai tidak wajar.

DPRD Makassar memastikan pemanggilan direksi PDAM menjadi langkah penting untuk menggali fakta, menjaga transparansi, dan memastikan pengelolaan BUMD tetap akuntabel.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA