Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

DPRD Makassar Bahas RPJMD 2025–2029, Pemkot Fokus pada Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

badge-check


					DPRD Makassar Bahas RPJMD 2025–2029, Pemkot Fokus pada Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – DPRD Kota Makassar menggelar rapat paripurna di Gedung DPRD pada Jumat (13/6/2025) untuk menyampaikan tanggapan resmi atas pemandangan umum fraksi-fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa RPJMD ini dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat sekaligus peta jalan pembangunan kota yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

“RPJMD menjadi panduan arah kebijakan lima tahun ke depan, memastikan pembangunan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Munafri dalam sambutannya.

Untuk menjaga keamanan lingkungan, Pemkot berkomitmen mengoptimalkan peran Linmas, Babinsa, Babinkamtibmas, dan tokoh agama. Komunikasi Umat Beragama (KUB) di tingkat kelurahan juga akan diperkuat sebagai upaya menjaga kerukunan dan ketenteraman warga.

Di sektor seni, budaya, dan teknologi, Pemkot berencana mengembangkan ekosistem kreatif berbasis riset dan kolaborasi dengan perguruan tinggi. Dukungan kepada pelaku industri kreatif akan diberikan melalui pelatihan dan program pendampingan agar inovasi lokal semakin kompetitif.

Munafri menegaskan komitmen pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Sistem pemerintahan digital terus dikembangkan untuk memperkuat partisipasi publik dan menekan potensi penyalahgunaan wewenang.

Pemkot juga memprioritaskan peningkatan infrastruktur, termasuk di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Perbaikan jalan, drainase, dan sanitasi akan digenjot guna memastikan pemerataan pembangunan dan kualitas hidup yang lebih baik bagi warga.

Prinsip pembangunan inklusif diterapkan dengan menyediakan fasilitas ramah difabel di ruang publik. Di sisi lain, pemerintah berjanji menegakkan aturan AMDAL secara ketat terhadap setiap proyek besar, dilengkapi evaluasi rutin dan sanksi tegas jika terjadi pelanggaran.

Dengan komitmen tersebut, Pemkot Makassar optimistis RPJMD 2025–2029 akan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan kota yang lebih maju, berdaya saing, dan ramah bagi seluruh warganya.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA