Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Makassar Gelar Festival Bulan Budaya Sebulan Penuh, DPRD Dukung Penuh Agenda Pelestarian Kearifan Lokal

badge-check


					Makassar Gelar Festival Bulan Budaya Sebulan Penuh, DPRD Dukung Penuh Agenda Pelestarian Kearifan Lokal Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan menggelar Festival Bulan Budaya selama 17 September hingga 17 Oktober 2025 sebagai rangkaian menyambut Hari Kebudayaan Nasional. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan, perhelatan ini dirancang untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya lokal agar semakin dikenal, tidak hanya oleh masyarakat Makassar tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah.

Munafri menyebutkan, festival selama sebulan penuh ini akan menampilkan ragam kesenian, mulai dari pameran kuliner tradisional, pertunjukan musik etnik, hingga pagelaran busana khas Sulawesi Selatan.

“Bulan Budaya bukan hanya ajang hiburan, tetapi momentum menguatkan identitas Makassar sebagai kota berbudaya yang terus berkembang,” kata Munafri.

Dukungan penuh datang dari Komisi A DPRD Makassar. Anggotanya, Andi Makmur Burhanuddin, menilai festival yang digelar lebih lama memberi kesempatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyaksikan kekayaan budaya secara maksimal.

“Yang terpenting adalah susunan acara yang rapi dan terukur agar setiap kegiatan efektif dan bisa dinikmati semua kalangan,” ujarnya.

Komisi B DPRD Makassar juga menyatakan komitmennya. Anggota komisi, Zulhajar, menegaskan pentingnya dukungan anggaran pada APBD Pokok 2026, agar Festival Bulan Budaya terus berkesinambungan.

“Makassar memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan kebudayaan dan kesenian nasional. Event ini bisa menjadi magnet wisata budaya yang meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.

Senada, Muchlis Misbah dari Komisi D DPRD Makassar menyoroti manfaat sosial dan ekonomi dari kegiatan tersebut. Ia menekankan perlunya perhatian pada aspek kesehatan, kenyamanan fasilitas publik, dan promosi UMKM serta kuliner lokal.

“Festival ini bukan hanya ajang seni, tetapi peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Pemerintah harus memastikan masyarakat menikmati acara dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Pemkot Makassar memastikan Festival Bulan Budaya akan menjadi agenda tahunan yang melibatkan partisipasi luas warga dan pelaku ekonomi kreatif. Dengan dukungan penuh dari DPRD, diharapkan kegiatan ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, sekaligus sarana menjaga warisan budaya yang menjadi kebanggaan Kota Makassar.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA