MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) resmi menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025 senilai Rp5,1 triliun. Kesepakatan penting ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman KUA-PPAS Perubahan di Gedung DPRD Makassar, Jumat (22/8/2025), setelah melalui rangkaian pembahasan yang cukup intensif.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan, perubahan anggaran kali ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung, sekaligus menyesuaikan prioritas pembangunan daerah.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan legislatif kami akomodasi, mulai dari peningkatan layanan publik digital, penguatan sektor pendidikan, hingga percepatan program kesehatan. Kami juga membuka peluang pembentukan Pusat Promosi dan Pemasaran (PPM) bila sesuai dengan ketentuan regulasi,” ujar Munafri.
Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menambahkan bahwa kesepakatan KUA-PPAS Perubahan menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
“Ini bukan hanya soal angka, tetapi komitmen bersama untuk memastikan setiap rupiah APBD memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Dari pihak legislatif, Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad, mengungkapkan bahwa pembahasan dilakukan secara komprehensif dan mendalam. Fokus utama diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketertiban umum sebagai pilar utama pembangunan.
“Kami menekankan pentingnya distribusi anggaran yang adil agar seluruh program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Sejumlah usulan konkret dari DPRD pun diakomodasi dalam rancangan ini. Di antaranya penambahan personel Satpol PP untuk menjaga ketertiban, pengadaan server baru Disdukcapil guna memperlancar layanan administrasi kependudukan, pelatihan tenaga medis, peningkatan layanan digital di berbagai SKPD, serta percepatan program penanganan stunting. Tidak hanya itu, anggaran juga dialokasikan untuk posko pemadam kebakaran, serta dukungan penyelenggaraan Hari Kebudayaan dan Hari Jadi Kota Makassar yang menjadi agenda kebanggaan warga.
Dengan disepakatinya APBD Perubahan 2025 ini, Pemkot dan DPRD Makassar berharap roda pemerintahan dapat berjalan lebih responsif dan adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Seluruh pihak menekankan pentingnya pengawasan bersama agar setiap program yang dibiayai APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Makassar.














