Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Makassar Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah, Panakkukang Jadi Contoh Responsif

badge-check


					Makassar Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah, Panakkukang Jadi Contoh Responsif Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Kecamatan Panakkukang mendapat apresiasi khusus dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, atas respon cepat dan inovatif dalam pengelolaan sampah. Pujian itu disampaikan Munafri saat menghadiri Launching Program PESONA (Pendistribusian Sampah Organik untuk Maggot) di Kelurahan Paropo, Sabtu (27/9/2025).

Program PESONA hadir sebagai inisiatif masyarakat dengan memanfaatkan maggot atau larva Black Soldier Fly sebagai pengurai alami sampah organik. Hadir pula Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Kadis DLH Helmy Budiman, Camat Panakkukang Ari Fadli, serta Lurah Paropo Achiruddin Achmad.

Munafri menegaskan bahwa pemilahan sampah dari rumah tangga adalah langkah sederhana namun berdampak besar. “Cukup siapkan dua ember kecil, satu untuk organik dan satu untuk plastik. Pekerjaannya mudah, tapi efeknya luar biasa bagi lingkungan,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa sampah seharusnya dipandang sebagai potensi ekonomi. Plastik bisa diolah kembali atau dijual ke bank sampah, sedangkan sampah organik bisa dijadikan kompos maupun pakan maggot. “Sampah jangan dianggap musuh, tapi peluang. Bisa menambah uang belanja ibu-ibu di rumah,” tambahnya.

Selain itu, Munafri mendorong pemanfaatan biopori untuk mengurai sampah daun menjadi kompos, serta penggunaan ekoenzim sebagai pembersih alami dari limbah organik rumah tangga. Ia bahkan mencontohkan efektivitas maggot: “Satu kilo maggot bisa mengurai lima kilo sampah. Kalau punya 100 kilo maggot, artinya 500 kilo sampah bisa habis.”

Di luar isu sampah, Munafri mengajak warga menanam dan merawat pohon endemik Makassar seperti satulu dan bune. “Kalau 1,4 juta penduduk Makassar menanam pohon, kota ini akan jauh lebih hijau,” tegasnya.

Camat Panakkukang, Ari Fadli, menyambut arahan Wali Kota dengan komitmen nyata. Ia menilai launching PESONA di Paropo sebagai pemicu gerakan kolektif di seluruh kelurahan Panakkukang.

“Hari ini Paropo jadi pemantik. Launching ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampah organik dan anorganik. Apalagi hal ini sudah menjadi perhatian khusus Bapak Wali Kota dan Ibu Ketua TP PKK,” ujarnya.

Menurut Ari, sampah yang dikelola dengan baik memiliki nilai ekonomi. “Plastik bisa kita distribusikan ke bank sampah, sementara organik dimanfaatkan sebagai pakan maggot,” jelasnya. Ia juga memastikan pihaknya akan menggerakkan RT/RW menanam tanaman endemik sesuai instruksi Wali Kota.

Sementara itu, Lurah Paropo, Achiruddin Achmad, memaparkan bahwa program PESONA lahir dari musyawarah warga sejak awal September bersama RT, RW, LPM, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga penyuluh DLH.

“Sejak 7 September kami sudah menyepakati bersama, dan hari ini warga mulai menyerahkan sampah yang telah dipilah,” katanya.

Ia menambahkan, PESONA tidak hanya mendukung visi Makassar Bebas Sampah, tetapi juga membuka peluang usaha warga dari pengelolaan sampah rumah tangga. “Selain maggot, ada juga warga yang mengembangkan usaha lain untuk mengurangi volume sampah kota,” tambahnya.

Dengan hadirnya PESONA, Panakkukang diharapkan menjadi role model pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Makassar—menuju kota yang bersih, hijau, dan bernilai ekonomi.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA