GOWA, CAHAYASULSEL.COM — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di daerahnya. Jumat (17/10/2025), ia turun langsung meninjau sejumlah rumah warga penerima bantuan program bedah rumah dan bantuan usaha melalui Baznas dan Tim Lacak Gowa di Kecamatan Bajeng dan Barombong.
Kunjungan dimulai di rumah Suardi, warga Kelurahan Mataallo, Kecamatan Bajeng, yang tengah menjalani proses pembangunan rumah layak huni melalui program bedah rumah. Rumah yang sebelumnya beralaskan tanah kini hampir rampung dengan lantai dan atap baru yang kokoh.
“Dulu rumahnya masih beralaskan tanah. Alhamdulillah, sebentar lagi sudah selesai dan bisa ditempati dengan layak. Ini bentuk kepedulian pemerintah bagi warga yang membutuhkan,” ujar Bupati perempuan pertama Kabupaten Gowa itu.
Tak hanya memastikan rumah layak huni, Sitti Husniah juga menegaskan pentingnya keberlanjutan ekonomi bagi keluarga penerima manfaat. Ia pun menyiapkan bantuan Zmart sebagai modal usaha agar warga memiliki penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama.
“Kami bantu juga melalui Zmart supaya keluarga bisa mandiri secara ekonomi. Selain itu, kami bantu pengurusan KIS bagi anaknya yang menderita bocor jantung bawaan lahir,” tambahnya penuh empati.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke rumah Dg Sijaya di Kelurahan Limbung, yang telah lebih dulu menerima bantuan Zmart. Program ini, kata Bupati, diharapkan mampu mendorong peningkatan pendapatan keluarga melalui usaha perdagangan kecil.
Kunjungan terakhir dilakukan di rumah Dg Saturi di Desa Moncobalang, Kecamatan Barombong. Rumah yang dulunya tak layak kini telah selesai direnovasi dan sudah ditempati oleh penerima manfaat.
Menurut Sitti Husniah, program bantuan sosial di Kabupaten Gowa tak hanya bergantung pada anggaran daerah, tetapi juga berasal dari kontribusi para ASN yang secara rutin menyisihkan 2,5 persen dari gajinya—termasuk Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan seluruh pimpinan SKPD.
“Ini bentuk kepedulian kita bersama. Siapa lagi yang akan memperhatikan masyarakat kalau bukan kita sendiri. Karena itu, kami pastikan dana yang dikumpulkan melalui Baznas benar-benar sampai dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Rosdiana, istri Suardi, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, sangat berterima kasih kepada pemerintah. Dengan adanya rumah baru dan bantuan Zmart, hidup kami jadi lebih tenang,” ujarnya penuh haru.
Ucapan serupa juga datang dari Dg Sijaya, penerima bantuan usaha Zmart. “Alhamdulillah, sekarang bisa dapat penghasilan tambahan Rp100 ribu sampai Rp150 ribu sehari. Ini sangat membantu kebutuhan keluarga,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gowa turut didampingi Kepala Bappeda Gowa Sujjadan, Kepala Dinas Perkimtan Abdullah Sirajuddin, perwakilan Baznas, serta Tim Lacak Gowa.














