MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-97 menjadi ajang refleksi dan penguatan semangat kebangsaan bagi warga dan pemuda di Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Dalam momen bersejarah ini, Lurah Mangasa, Muhammad Nurdyansyah, S.IP, mengajak seluruh pemuda dan warga Mangasa untuk terus menyalakan api perubahan dan menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan zaman.
“Sumpah Pemuda adalah pesan abadi tentang persatuan dan perjuangan. Di Mangasa, semangat itu kami hidupkan melalui kebersamaan dan karya nyata,” ujar Lurah Nurdyansyah.
Ia menegaskan bahwa generasi muda hari ini memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu, tidak hanya dengan kata, tetapi lewat tindakan dan kontribusi positif di masyarakat.
“Pemuda Mangasa harus menjadi contoh bergerak, berinovasi, dan berkolaborasi. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil di lingkungan sendiri,” tambahnya.
Momentum Hari Sumpah Pemuda ini juga menjadi pengingat bagi seluruh warga Mangasa tentang pentingnya menjaga solidaritas, gotong royong, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari jati diri bangsa.
“Kita ingin semangat persatuan yang diwariskan para pemuda tahun 1928 tetap menyala di hati setiap warga Mangasa. Dari lorong-lorong kampung kita, semangat itu harus terus hidup,” tutup Lurah Mangasa.
Dengan semangat kebersamaan, Kelurahan Mangasa berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang kolaborasi dan pemberdayaan bagi pemuda, agar nilai-nilai Sumpah Pemuda tidak hanya diperingati setiap tahun, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.**(Bars)














