Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Munafri Sambut Delegasi ACRS 2025 dengan Jamuan Budaya di Atas Kapal Pinisi

badge-check


					Munafri Sambut Delegasi ACRS 2025 dengan Jamuan Budaya di Atas Kapal Pinisi Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Kota Makassar kembali memikat mata dunia. Dalam balutan langit senja di atas perairan Pantai Losari, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menjamu para delegasi internasional peserta The 46th Asian Conference on Remote Sensing (ACRS) 2025 yang digelar oleh Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN).

Acara ACRS 2025 Cultural Dinner berlangsung istimewa — di atas Kapal Pinisi, simbol kebanggaan maritim Sulawesi Selatan, yang berlayar lembut diiringi semilir angin Mamiri.

Wali Kota Munafri, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar Dr. Muhammad Roem, menyambut hangat seluruh delegasi dari berbagai negara yang hadir dengan senyum khas dan keramahan Bugis-Makassar.

“Selamat datang di Makassar. Nikmati angin Mamiri malam ini, cicipi kuliner tradisional kami, dan rasakan kehangatan budaya yang menyatukan kita,” ujar Munafri dalam sambutannya, disambut tepuk tangan para tamu.

Para delegasi menikmati pisang epe—ikon kuliner pesisir Makassar—sambil menikmati panorama kota yang berpadu dengan gemerlap cahaya laut. Suasana hangat, penuh keakraban dan tawa, menjadi bukti nyata bahwa diplomasi budaya bisa berlayar bersama ilmu pengetahuan.

Wali Kota menegaskan, ACRS 2025 bukan hanya forum akademik, tetapi juga momentum memperkenalkan Makassar sebagai kota maritim modern yang tetap menjaga akar budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.

“Malam ini bukan sekadar jamuan makan malam. Ini adalah perayaan budaya, persahabatan, dan kolaborasi lintas bangsa,” tegas Munafri.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh internasional seperti Prof. Kohei Cho (Sekjen Asian Association on Remote Sensing), Prof. Dr.-Ing. Christian Heipke (perwakilan ISPRS), dan Prof. Dr. Agustin (perwakilan Indian Society of Remote Sensing), bersama para akademisi serta perwakilan lembaga riset dunia lainnya.

Dengan suguhan budaya, kuliner, dan keramahan khasnya, Makassar kembali membuktikan diri bukan sekadar kota pelabuhan, tetapi gerbang pertemuan dunia—tempat ilmu pengetahuan dan budaya berlayar seirama.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA