Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Munafri Gaungkan Semangat Moderasi Beragama di Hadapan Menteri Agama: “Makassar Rumah bagi Semua”

badge-check


					Munafri Gaungkan Semangat Moderasi Beragama di Hadapan Menteri Agama: “Makassar Rumah bagi Semua” Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Di hadapan Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, para tokoh lintas agama, dan pimpinan keuskupan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya menjadikan Makassar sebagai kota yang hidup dalam kerukunan, toleransi, dan moderasi beragama.

Dalam sambutannya pada Peresmian Gereja Katedral Keuskupan Agung Makassar di Jalan Kajaolalido, Kamis (30/10/2025), Munafri menyebut, moderasi beragama adalah ruh kehidupan masyarakat Makassar — kota yang tumbuh dan besar dari keberagaman budaya, etnis, dan keyakinan.

“Momentum ini bukan sekadar peresmian rumah ibadah yang bersejarah, tetapi juga simbol penguatan nilai-nilai keberagaman dan kebersamaan di Kota Makassar,” ujar Munafri.

Acara yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Forkopimda, para pendeta, jemaat, serta tokoh-tokoh lintas agama.

Munafri mengungkapkan, Kota Makassar merupakan miniatur Indonesia bagian timur, di mana keberagaman menjadi kekuatan, bukan perbedaan yang memisahkan.

“Makassar adalah kota yang toleran, tempat semua orang dapat hidup berdampingan tanpa memandang suku, agama, atau warna kulit. Ini warisan yang harus terus kita jaga,” tegasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada umat Katolik atas kehadiran Gereja Katedral yang baru — bangunan yang tak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang sosial yang menyatukan masyarakat.

“Tempat ini bukan hanya rumah ibadah, tapi juga rumah kebersamaan — ruang untuk berbicara tentang kemanusiaan, sosial, dan menumbuhkan rasa saling menghargai di antara sesama,” kata Munafri.

Lebih jauh, ia mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan sekitar gereja sebagai bagian dari nilai-nilai kasih dan kepedulian sosial.

“Kita tidak hanya menjaga apa yang ada di dalam Katedral, tetapi juga memperhatikan masyarakat di sekitarnya. Mari kita jadikan lingkungan ini sebagai contoh kehidupan majemuk yang rukun dan saling menguatkan,” ujarnya.

Menutup sambutannya dengan gaya khas yang hangat, Munafri menyelipkan sedikit humor tentang keramahan warga Makassar.

“Di Makassar ini ada dua larangan: pertama, dilarang diet karena semua makanan enak; kedua, dilarang cepat pulang, karena di sini tamu harus menikmati angin Mammiri dan indahnya sunset di Pantai Losari,” ucapnya disambut tawa hadirin.

Pesan kebersamaan itu menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Makassar terus tumbuh sebagai kota yang tak hanya cerdas dan maju, tetapi juga damai, terbuka, dan menjadi rumah yang nyaman bagi semua umat.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA