MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Dalam upaya menjaga kesehatan serta mendukung kinerja pegawai yang optimal, Karantina Sulawesi Selatan melaksanakan Medical Check Up (MCU) bagi seluruh pegawainya. Kegiatan ini berlangsung di Klinik Ekspor Karantina Sulsel, bekerja sama dengan tim tenaga medis profesional dari fasilitas kesehatan rekanan.
Program pemeriksaan kesehatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bentuk nyata komitmen Karantina Sulsel dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, fungsi hati dan ginjal, hingga pemeriksaan fisik umum lainnya.
Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, menegaskan bahwa kesehatan pegawai adalah aset utama institusi dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Pegawai Karantina adalah garda terdepan dalam pengawasan dan pelayanan — baik di bandara, pelabuhan, maupun perbatasan. Karena itu, kondisi kesehatan yang prima menjadi modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Sitti Chadidjah juga menambahkan, kegiatan MCU tidak hanya sebagai sarana deteksi dini penyakit, tetapi juga bentuk kepedulian institusi terhadap kesejahteraan pegawai.
“Melalui MCU ini, kita ingin mendapatkan gambaran menyeluruh tentang kondisi kesehatan pegawai, sehingga langkah-langkah preventif bisa segera diambil apabila ditemukan potensi gangguan kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembentukan budaya kerja sehat di lingkungan Karantina Sulawesi Selatan. Melalui pemeriksaan berkala, diharapkan para pegawai semakin sadar pentingnya menjaga pola hidup sehat, menyeimbangkan aktivitas kerja dan kesehatan, serta terus berkontribusi maksimal dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan di wilayah Sulsel.
Dengan pelaksanaan MCU ini, Karantina Sulsel menegaskan komitmennya bahwa pelayanan publik yang prima berawal dari sumber daya manusia yang sehat, kuat, dan berintegritas.














