Menu

Mode Gelap
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas Kecamatan Tallo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Langkah Nyata Jaga Harga Sembako Jelang Hari Raya

BERANDA

Wali Kota Munafri Ajak Masyarakat Makassar Teladani Semangat Pahlawan: “Kemerdekaan Tak Jatuh dari Langit”

badge-check


					Wali Kota Munafri Ajak Masyarakat Makassar Teladani Semangat Pahlawan: “Kemerdekaan Tak Jatuh dari Langit” Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Suasana khidmat menyelimuti halaman Balai Kota Makassar saat peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025 digelar, Senin (10/11/2025). Upacara yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, itu menjadi momentum untuk merenungkan kembali makna perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Turut hadir jajaran Forkopimda Kota Makassar, para Kepala SKPD, serta ASN lingkup Pemerintah Kota Makassar, yang dengan penuh khidmat mengikuti jalannya upacara dari awal hingga akhir.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Munafri membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang berisi pesan mendalam tentang semangat kepahlawanan dan nilai-nilai pengabdian bagi bangsa.

“Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa,” ujar Munafri.
“Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, tetapi cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini.”

Munafri melanjutkan, perjuangan para pahlawan dari berbagai penjuru negeri — dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak — merupakan wujud pengorbanan tanpa pamrih demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal: generasi hari ini.

“Kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Ia lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” tuturnya dengan tegas.

Dalam amanat tersebut, Wali Kota menyampaikan tiga nilai keteladanan utama yang diwariskan para pahlawan dan relevan untuk dihayati di masa kini.

Pertama, kesabaran dalam perjuangan. Para pahlawan mengajarkan pentingnya ketekunan dalam menempuh ilmu, membangun strategi, dan menunggu waktu yang tepat untuk bertindak, meski di tengah keterbatasan dan perbedaan pandangan.

“Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu kemerdekaan ditempa oleh waktu dan keikhlasan,” ungkapnya.

Kedua, semangat mendahulukan kepentingan bangsa di atas segalanya. Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, dan tidak mengincar harta peninggalan penjajah.

“Mereka kembali ke rakyat, mengajar, membangun, dan menanam. Di situlah letak kehormatan sejati: bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Ketiga, pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang bukan untuk masa mereka hidup, tetapi untuk generasi masa depan.

“Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan. Semangat pantang menyerah inilah modal besar bagi generasi kita untuk melanjutkan cita-cita perjuangan mereka,” jelas Munafri.

Ia menambahkan, perjuangan di masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, melainkan melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian. Namun, semangatnya tetap sama — membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dalam arus kemajuan.

Wali Kota juga menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, serta membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita — bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” ujarnya.

Menutup amanatnya, Munafri mengajak seluruh peserta upacara untuk terus menyalakan api perjuangan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam — dengan bekerja, bergerak, dan berdampak. Pahlawanku teladanku, terus bergerak, melanjutkan perjuangan,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Fatma Wahyuddin Sampaikan Pesan Silaturahmi dan Kebersamaan

20 Maret 2026 - 23:38 WITA

Inspiratif! Ketua RW 05 Mangasa Rela Nol Gaji Demi Warga, Fasilitas Gratis Jadi Bukti Nyata

17 Maret 2026 - 22:52 WITA

DPC APPI Kecamatan Makassar: Penertiban PK5 oleh Camat Jadi Contoh Pendekatan Beradab

17 Maret 2026 - 22:19 WITA

Aksi Sosial Ramadhan, Perindo Makassar Gandeng UMKM Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

16 Maret 2026 - 19:11 WITA

Jelang Idulfitri, Camat Tallo Pimpin Patroli Gabungan Sikat Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Maret 2026 - 02:11 WITA

Trending di BERANDA