MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, hadir sebagai narasumber utama dalam Rapat Koordinasi Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Makassar yang digelar Bappeda Makassar. Pada kesempatan tersebut, ia kembali menegaskan pentingnya kerja bersama lintas sektor untuk memastikan program pengentasan kemiskinan benar-benar dirasakan masyarakat.
Dalam paparannya, Aliyah menjelaskan bahwa tingkat kemiskinan Kota Makassar pada tahun 2024 berada di angka 4,97 persen. Pemerintah menargetkan angkanya turun hingga di bawah 3,5 persen pada tahun 2027 sesuai arah RPJMD 2025–2029.
“Penanggulangan kemiskinan bukan sekadar data dan angka. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kebijakan ini menyentuh masyarakat secara langsung. Semua pihak harus bergerak bersama agar hasilnya nyata,” ujar Aliyah dalam sambutannya, Kamis (13/11/2025).
Ia juga menyoroti peran strategis RT dan RW sebagai garda terdepan dalam pendataan dan pemutakhiran informasi warga miskin di tingkat kelurahan. Menurutnya, kinerja mereka akan sangat menentukan keberhasilan intervensi pemerintah.
“Setelah pelantikan nanti, RT dan RW harus mampu menyisir secara cermat warga miskin di wilayahnya masing-masing. Akurasi data mereka sangat memengaruhi capaian penurunan kemiskinan di Kota Makassar,” jelasnya.
Aliyah menekankan bahwa kolaborasi nyata di akar rumput menjadi kunci percepatan pengentasan kemiskinan. Ia berharap semangat dan komitmen seluruh pemangku kepentingan tetap sejalan demi mewujudkan Makassar yang lebih sejahtera.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah. Kita ingin menghadirkan gerakan bersama yang melibatkan semua elemen demi kesejahteraan warga Makassar,” tambahnya.
Rapat Koordinasi TKPKD ini juga membahas isu strategis lainnya, mulai dari kesenjangan pendapatan, pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan, hingga peningkatan inklusivitas bagi penyandang disabilitas di sektor formal. Kegiatan ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat kerja bersama menuju kota yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Hadir dalam kegiatan tersebut narasumber Dr. Sultan Suhab, Tim Ahli Pemkot Makassar, para Kepala SKPD, Camat se-Kota Makassar, serta jajaran Bappeda Makassar.














