Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Sekcam Rappocini Buka Rakor TPPS, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Angka Stunting

badge-check


					Sekcam Rappocini Buka Rakor TPPS, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Angka Stunting Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Sekretaris Camat Rappocini, Andi Zulfadli, S.E., mewakili Camat Rappocini Muhammad Aminuddin, S.Sos., M.A.P., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan Rappocini yang digelar di Aula Emmy Saelan, Kantor Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Kamis (11/12/2025)

Kegiatan ini menghadirkan berbagai unsur lintas sektor yang menjadi garda terdepan dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting, di antaranya perwakilan puskesmas, lurah se-Kecamatan Rappocini, KUA Kecamatan Rappocini, kader kesehatan, PKK, serta sejumlah stakeholder terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Sekcam Andi Zulfadli menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting bukan semata tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan membutuhkan kolaborasi kuat dan berkelanjutan dari seluruh unsur pemerintah, lembaga keagamaan, dunia pendidikan, hingga masyarakat.

“Stunting adalah isu bersama yang harus kita tangani secara kolaboratif. Pencegahan harus dimulai sejak dini, melalui edukasi calon pengantin, pendampingan ibu hamil, pemenuhan gizi balita, serta peran aktif keluarga. Tanpa kerja lintas sektor yang solid, upaya ini tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kecamatan Rappocini untuk terus memperkuat sinergi program percepatan penurunan stunting, mulai dari pemutakhiran data sasaran, edukasi gizi, intervensi spesifik dan sensitif, hingga pencegahan melalui pendekatan keluarga dan komunitas.

“Kami mendorong seluruh kelurahan agar aktif melakukan monitoring tumbuh kembang anak, memastikan layanan posyandu berjalan optimal, serta melakukan langkah-langkah intervensi yang dibutuhkan oleh keluarga berisiko stunting,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Tim TPPS Kecamatan Rappocini turut memaparkan strategi percepatan penurunan stunting tahun 2025, yang meliputi penguatan mekanisme koordinasi lintas sektor, penanganan keluarga berisiko stunting, penguatan peran kader di tingkat kelurahan, serta optimalisasi berbagai program pemerintah, seperti MBG (Makan Bergizi Gratis), Bapak Asuh Stunting, dan edukasi pranikah melalui KUA.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan langkah dan memperkuat komitmen bersama, guna mewujudkan generasi Rappocini yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA