MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Komitmen nyata warga Kecamatan Bontoala dalam mendukung Jelajah Sampah Makassar 2025 terlihat pada hari keenam pelaksanaan kegiatan tersebut, Rabu (26/11/2025). Aksi ini memperlihatkan sinergi kuat antara pemerintah kecamatan, masyarakat, dan berbagai komunitas peduli lingkungan.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Camat Bontoala, Andi Akhmad Muhajir Arif, bersama Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar ini fokus pada aksi bersih lingkungan dan edukasi persampahan. Warga, aparat pemerintah, serta komunitas turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan sampah di berbagai titik wilayah.
Hingga hari keenam ini, total sampah organik dan anorganik yang berhasil dikumpulkan mencapai 299,45 kilogram. Sampah tersebut tersusun dalam 38 karung, mencerminkan tingginya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
Selain aksi bersih, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif. Beberapa komunitas penggiat lingkungan hadir memberikan edukasi tentang daur ulang, pemanfaatan limbah menjadi produk kreatif, serta teknik pengolahan sampah seperti pembuatan eco-enzyme. Workshop dan talkshow yang membahas pentingnya literasi persampahan serta kolaborasi lintas sektor turut memberikan wawasan baru bagi peserta.
Camat Bontoala menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Ia menilai bahwa Jelajah Sampah Makassar bukan sekadar program kebersihan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah dari sumbernya.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa jika seluruh elemen masyarakat bergerak bersama, maka dampak positif terhadap lingkungan akan lebih terasa. Ini bukan hanya tentang jumlah sampah yang terkumpul, tetapi tentang bagaimana kita membangun budaya bersih yang berkelanjutan,” ujar Camat Bontoala.
Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah, warga, dan komunitas, Kecamatan Bontoala optimistis dapat menjadi salah satu wilayah percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kota Makassar.














