Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu Semarak Final Street Football APPI Mariso, Sulyadi Abbas Dorong Pemuda Makassar Terus Bergerak

BERANDA

Kecamatan Bontoala Gelar Sosialisasi Perwali tentang Retribusi Pelayanan Kebersihan

badge-check


					Kecamatan Bontoala Gelar Sosialisasi Perwali tentang Retribusi Pelayanan Kebersihan Perbesar

MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — Pemerintah Kecamatan Bontoala bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar menggelar sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwali) Makassar Nomor 25 Tahun 2025 tentang Retribusi Pelayanan Kebersihan di Aula Kantor Kecamatan Bontoala, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini dihadiri unsur DLH, para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kegiatan dimulai dengan sambutan oleh Camat Bontoala, Andi Akhmad Muhajir Arif, yang membuka acara secara resmi. Ia menegaskan pentingnya pemahaman bersama terhadap regulasi baru ini agar semua pihak mengetahui hak dan kewajiban dalam pelaksanaan retri­busi pelayanan kebersihan.

“Kebersihan lingkungan bukan hanya soal aturan, tetapi bentuk tanggung jawab kita bersama untuk menjaga lingkungan yang sehat, nyaman, dan layak huni. Kami berharap warga dapat memahami bahwa retribusi kebersihan adalah bagian penting dari upaya bersama menjaga kualitas lingkungan,” ujar Camat Bontoala.

Dalam sosialisasi tersebut, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup menjelaskan detail pokok Perwali Nomor 25 Tahun 2025, termasuk mekanisme pemungutan, tata cara pelaporan, hingga tujuan penataan sistem pelayanan kebersihan agar lebih efektif dan berkelanjutan. Diskusi berlangsung interaktif ketika ketua RT/RW dan warga diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan serta berbagi pandangan tentang implementasi kebijakan ini di lingkungan mereka.

Para peserta sosialisasi juga melihat bahwa kebijakan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan di tingkat lingkungan. Kolaborasi yang baik diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman warga, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelaksanaan tata kelola sampah dan kebersihan lingkungan di Bontoala.

Camat Bontoala menutup acara dengan menegaskan kembali komitmen jajaran kecamatan untuk mendukung implementasi Perwali tersebut secara konsisten dan bijak, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung.

Baca Lainnya

Perkuat Riset Genetika, SPs Unhas Gandeng Pakar University of Antwerp Latih Peneliti Muda

20 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Dikawal 24 Ketua DPC, Appi Pertegas Langkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

18 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Dari TEBA hingga Budidaya Maggot, DWP Kota Makassar Gencarkan Gerakan Hijau di Kecamatan Tamalate

14 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Fatma Wahyuddin Dampingi Munafri Arifuddin Bergabung dengan Demokrat, Bawa Semangat Baru untuk Pengabdian

8 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Setahun Menjabat, Appi Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

5 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Trending di BERANDA