MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM — DPD Partai Perindo Kota Makassar ikut memperkuat barisan konsolidasi Partai Perindo Sulawesi Selatan melalui Workshop Bedah Dapil, Persiapan Verpol dan Training of Trainers (TOT) KTA Offline yang digelar DPW Partai Perindo Sulsel di Hotel Grand Asia Makassar, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPW, ketua DPD dan legislator Partai Perindo se-Sulawesi Selatan. Forum ini menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman mengenai pemetaan daerah pemilihan, persiapan verifikasi partai politik, sekaligus memperkuat sistem keanggotaan Partai Perindo.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Dr. Abdul Hayat Gani, M.Si., Sekjen DPP Partai Perindo Dr. H. Ferry Kurnia Rizkiyansyah, M.Si. yang sekaligus membuka workshop Bedah Dapil, Ketua DPP Bidang Fraksi dan Pemerintahan Gardian Muhammad, Kepala Sekretariat DPP Partai Perindo Arief Akhir Wijaya, Analis Bedah Dapil DPP Lukman Hakim, serta Sekwil DPW Partai Perindo Sulsel IR Gunawan, MM., IPU.
Sekjen DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah menekankan pentingnya menyatukan pemahaman antara jajaran DPP, DPW dan DPD dalam membaca potensi masing-masing daerah pemilihan.
“Sehingga teman-teman di daerah sudah punya pemahaman dan pandangan yang sama. Bagaimana harus kita lakukan, berapa data yang harus kita upayakan, berapa kursi yang harus kita raih, dapil mana yang harus menjadi dapil yang perlu kita unggulkan,” kata Ferry.
Ferry juga mendorong agar strategi yang dibangun Partai Perindo tetap memperhatikan potensi ekonomi dan kearifan lokal masing-masing daerah. Menurutnya, penguatan politik dan kerja organisasi perlu berjalan beriringan dengan program ekonomi kerakyatan yang sesuai dengan karakter masyarakat setempat.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani menegaskan bahwa kekuatan organisasi harus dibuktikan melalui kerja nyata di lapangan.
“Yang pertama memang kita harus pastikan bahwa kerja-kerja di akar rumput ini perlu. Kita enggak perlu lagi terlalu banyak retorika, tapi perbanyak eksekusi di lapangan. Nah, kepercayaan publik itu penting sekali,” tegas Abdul Hayat.
Abdul Hayat juga menekankan pentingnya turun langsung ke lapangan untuk melihat sejauh mana struktur partai bekerja dari dapil ke dapil maupun dari DPD ke DPD.
“Ya itu tadi, kita harus betul-betul lakukan turun ke lapangan. Kita enggak bisa lagi mengandalkan komunikasi, tapi kita harus lihat action tiba di lapangan. Harus melihat langsung, apakah dari dapil ke dapil, apakah dari DPD ke DPD ini betul-betul ada konkretnya seperti apa,” ujarnya.
Dari jajaran DPD Partai Perindo Kota Makassar, hadir langsung Ketua DPD dr. Yulius Patandianan, Sp.B., didampingi Sekertaris DPD Sherly, Wakil Sekretaris DPD Partai Perindo Kota Makassar Arman serta Bendahara DPD Dra. Hj. Kartini.

Pengurus DPD Partai Perindo Kota Makassar menghadiri Workshop Partai Perindo “Bedah Dapil, Persiapan Verpol dan TOT KTA Offline” di Hotel Grand Asia Makassar, (Dok. Ist)
Kehadiran jajaran DPD Perindo Kota Makassar menjadi bagian dari penguatan konsolidasi organisasi di tingkat daerah. Forum tersebut dimanfaatkan untuk memperdalam pemetaan dapil sekaligus memperkuat kesiapan struktur dan data keanggotaan menghadapi tahapan verifikasi partai politik.
Yulius Patandianan menempatkan agenda tersebut sebagai bagian penting dalam memperkuat kesiapan internal DPD Partai Perindo Kota Makassar. Penguatan struktur, pemahaman terhadap dapil dan kesiapan administrasi menjadi hal yang perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Workshop ini juga menjadi ruang koordinasi antara jajaran DPP, DPW, DPD dan legislator Partai Perindo se-Sulawesi Selatan agar strategi organisasi dapat dipahami secara lebih seragam dan diterapkan di masing-masing daerah.
Dengan konsolidasi tersebut, Partai Perindo Sulsel terus mendorong penguatan organisasi hingga tingkat daerah, termasuk melalui pemetaan dapil, penguatan keanggotaan dan kesiapan menghadapi tahapan verifikasi partai politik.














