MAKASSAR, CAHAYASULSEL.COM – Komitmen mengawal penggunaan anggaran daerah agar berdampak langsung bagi masyarakat terus ditunjukkan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Fatma Wahyuddin, ST., MM., yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (13/10/2026).
Kali ini, Fatma kembali melaksanakan kegiatan Pengawasan APBD Tahun Anggaran 2026 bersama Rumah Sakit Khusus Daerah Gigi dan Mulut (RSKDGM) Provinsi Sulawesi Selatan, yang berlokasi di Jalan Pelita 2 No. 114, Kelurahan Buakana, Kecamatan Makassar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan pelaksanaan program pemerintah daerah berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam pengawasan tersebut, perhatian turut diarahkan pada upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut, termasuk bagaimana program dan dukungan anggaran yang dialokasikan dapat menunjang pelayanan rumah sakit secara lebih optimal, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Fatma menegaskan, pengawasan APBD tidak boleh hanya berorientasi pada realisasi anggaran, tetapi juga harus melihat sejauh mana anggaran tersebut mampu menghadirkan perubahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, setiap program yang dibiayai melalui APBD harus memiliki manfaat yang jelas dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan.
“Bagi saya, pengawasan bukan sekadar memastikan anggaran terlaksana, tetapi bagaimana memastikan setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat. Kita ingin anggaran daerah mampu menghadirkan pelayanan yang semakin baik, berkualitas, dan mudah diakses oleh masyarakat,” tegas Fatma.
Ia berharap, melalui pengawasan yang berkelanjutan, RSKD Gigi dan Mulut Provinsi Sulawesi Selatan dapat terus meningkatkan mutu pelayanan serta memperkuat perannya dalam memberikan layanan kesehatan gigi dan mulut yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Fatma juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan perangkat daerah maupun unit pelayanan kesehatan agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Baginya, keberhasilan penggunaan APBD bukan semata-mata diukur dari besarnya anggaran yang terserap, melainkan dari manfaat, kualitas pelayanan, dan dampak nyata yang dihasilkan bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.














